"Meski industri storage diprediksi oleh sejumlah lembaga riset di awal tahun 2009 akan menurun sekitar 3,2 persen, tetapi HDS justru mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 15% selama Q1 tahun fiskal 2009," tulis Country Manager HDS Ming Sunadi dalam keterangannya, Senin (14/9/2009).
Ming juga mengungkapkan dibandingkan kuartal pertama tahun sebelumnya, pendapatan HDS Indonesia dilaporkan tumbuh dua kali lipat alias 100%. "Tahun ini, kami terbantu dengan adanya software-software HDS," katanya tanpa mengungkapkan nilai rupiah yang didapat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memperkuat posisinya di Indonesia, HDS berencana untuk fokus pada pengembangan bisnis segmen enterprise pada sisa kuartal ke depan. Di samping itu,Β bisnis segmen menengah juga berpotensi besar untuk ditumbuh kembangkan. Industri yang dibidik adalah telekomunikasi, perbankan, pembiayaan (financing), dan sektor pemerintahan.
Produk baru pun diluncurkan ke pasar. Terbaru adalah dua solusi baru yaitu, Hitachi NAS 3080 danΒ 3090 yang diyakini mampu mendongkrak kinerja, skalabilitas, konsolodasi dan pengelolaan storage kelas menengah. Kedua produk ini diklaim mampu mengurangi pengeluaran dana untuk belanja modal dan operasional.
Platform Hitachi NAS ini diperkuat dengan sistem storage Hitachi dan Hitachi Storage Command Suite yang menawarkan konsol tunggal untuk manajemen terpadu lingkungan NAS dan SAN kepada pelanggan. Selain itu juga, Hitachi NAS akan terintergrasi penuh dengan aplikasi komersial seperti Microsoft Exchange, SQL Server, SharePoint, dan Oracle ketika digunakan bersamaan dengan lingkungan VMware vSphere. (rou/faw)