Duet kedua raksasa ini bisa dibilang cocok dan saling melengkapi. Bayangkan saja, Microsoft sang raksasa industri software bakal bahu membahu dengan Nokia yang notabene merupakan produsen ponsel terbesar di dunia. Sebagai awal kerja sama mereka, Microsoft Office sudah siap dihadirkan di jajaran ponsel Nokia.
"Aliansi ini akan membuat pesaing kami harus mengeluarkan banyak dana. Dan saya rasa BlackBerry belum melihat persaingan yang akan kami berikan nanti," ujar Nokia Executive Vice President Robert Andersson, dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (13/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, di negara-negara yang didominasi RIM inilah yang digadang-gadang duet maut Nokia-Microsoft ini akan menggempur habis-habisan perusahaan asal Kanada tersebut.
"Berpartner dengan Microsoft akan membantu menaikkan profil Nokia di Amerika," tukas Neil Mawston, dari lembaha analis Strategy Analytics.
Pun demikian, bukan berarti kerja sama keduanya tak menemui batu sandungan. Apalagi, Microsoft dan Nokia sama-sama memiliki sistem operasi untuk perangkat mobile. Microsot dengan Windows Mobile, sedangkan Nokia mengusung Symbian.
Untuk hal tersebut, Nokia pun sudah menegaskan komitmennya tak akan berpaling ke Windows Mobile. "Kami akan tetap berkomitmen dengan Symbian. Hal itu sudah jelas, dan membangun Symbian itu perla waktu bertahun-tahun, dan kami sudah berkomitmen," pungkas Anderson.
Mau tahu info tergress soal dunia ponsel. Masuk saja ke detikINET Forum. (ash/faw)