Perusahaan ponsel tersebut mengalami kerugian sebesar US$246 juta, loyonya permintaan konsumen menjadi salah satu penyebab melempemnya keuangan Sony Ericsson. Diprediksi, situasi suram ini masih akan terus berlanjut di tahun 2009.
"Kami meramalkan kondisi ini akan terus berlanjut di tahun 2009, khususnya di pertengahan tahun pertama," ujar Hideki Komiyama, presiden Sony Ericsson, seraya menambahkan bahwa tahun 2008 merupakan tahun yang sulit, demikian seperti dikutip detikINET dari Efluxmedia, Senin (19/1/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sony Ericsson memperkirakan pangsa pasarnya di Q4 berkisar 8 persen, turun dari 9,4 persen dari periode yang sama di 2007.
(faw/ash)