Dengan alasan melambatnya ekonomi, perusahaan yang berbasis di negara Finlandia itu mengumumkan bahwa mereka bakal mem-PHK (pemutusan hubungan kerja ) hampir 600 karyawannya.
Dalam rencana restrukturisasi perusahaan, Nokia mengungkap akan memangkas sekitar 450 pekerja yang berada di bagian produksi, penjualan dan marketing. Sementara 130 karyawan di bagian pusat penelitian Nokia juga akan terkena PHK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi dominan Nokia sebagai penguasa pasar ponsel global memang belum tergoyahkan. Namun dalam laporan kuartal terakhirnya, market share-nya mengalami penurunan dan jumlah keuntungan juga melorot.
Di tengah resesi ekonomi saat ini, Nokia bukanlah satu-satunya perusahaan ponsel yang memangkas jumlah pekerjanya. Sebelumnya, Motorola dan Sony Ericcson juga melakukan perampingan karyawan untuk menghemat ongkos perusahaan.
Berbagi info soal ponsel Nokia? Gabung di detikINET Forum! (fyk/wsh)