Heru Nugroho dari Nusantara Online bahkan sampai melakukan riset sampai ke Tibet. Di negeri atap dunia itu mereka melakukan penelitian untuk pengembangan konten. Lantaran game yang dibuatnya merupakan jenis historical fiction maka riset yang dalam begitu diperlukan.
Terlebih, disebutkan Heru, sumber sejarah di dalam negeri belum cukup kaya. "Sumber primer justru kebanyakan masih berasal dari luar negeri," ujarnya dalam acara Ngopi Bareng detikINET, Rabu (27/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ivan Chen dari Majapahit Online menyatakan pendapat yang kurang lebih hampir sama. Menurutnya, game historical fiction memang membutuhkan riset. Jika nantinya ada fakta baru, bisa ditambahkan ke dalam elemen game. "Yang jelas banyak hal yang bisa kita pelajari dari sejarah," ujarnya.
Ngopi Bareng detikINET adalah diskusi santai bulanan yang diadakan detikINET. Acara kali ini didukung oleh Anomali Coffee dan Vipre Antivirus.
(rns/ash)