Daya tahan baterai yang kurang memadai seringkali menjadi masalah bagi pengguna smartphone. Apalagi saat ini kegunaan smartphone sudah semakin meningkat. Bukan lagi sebagai alat komunikasi smartphone juga diperkaya fitur-fitur yang semakin canggih untuk mendukung gaya hidup.
Jika termasuk pengguna smartphone yang malas repot mencari saklar listrik untuk mencolok charger atau membawa power bank kemana-mana demi mempertahankan daya baterai, Samsung GALAXY S6 dan Samsung GALAXY S6 Edge sepertinya dapat menjadi pertimbangan. Sejak diperkenalkan di MWC 2015, kedua smartphone ini hadir dengan fitur inovatif fast charging.
Berbeda dengan seri Samsung GALAXY S sebelumnya, kedua smartphone seri terbaru ini berdesain unibody. Ini berarti baterai memang tidak dapat di cabut-pasang. Penggunanya tentu tidak lagi dapat mengganti baterai yang sudah habis dengan cadangan baterai baru seperti pada ketika menggunakan seri-seri Samsung GALAXY S sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengalaman setelah mencoba Samsung GALAXY S6 dan Samsung GALAXY S6, ketahanan baterai dari dua smartphone ini sebenarnya cukup baik. Baterai hanya berkurang sekitar 15% dari kondisi penuh seusai digunakan browsing, meng-update media sosial, dan mengecek email non-stop selama sekitar satu setengah jam. Setelah digunakan seharian, baterai dapat bertahan sekitar 9 sampai 10 jam. Memang kurang tiga jam dari yang seharusnya, tetapi tidak terlalu masalah.
Samsung mengantisipasi sedikit kekurangan di segi ketahanan daya baterai ini dengan cukup baik melalui fitur fast charging. Jika biasanya kita memerlukan 3-5 jam untuk mengembalikan daya baterai ke 100%, dengan fitur ini bisa lebih cepat. Hanya dengan waktu 1 jam 20 menit, baterai kembali terisi penuh.
Satu lagi terobosan yang dilakukan Samsung adalah memperkenalkan perangkat wireless charging untuk kedua smartphone terbarunya ini. Bekerjasama dengan raksasa furniture IKEA, Samsung menciptakan sebuah perangkat charging-dock khusus berbentuk nyaris seperti piring dengan diameter tidak terlalu besar. Ada semacam lapisan karet di permukaannya sebagai penahan agar Samsung GALAXY S6 atau Samsung GALAXY S6 tidak mudah meluncur dan jatuh.
Sayang sekali kami belum berkesempatan mencobanya. Namun, berdasarkan beberapa referensi perangkat ini cukup menguntungkan terutama dari segi keleluasaan. Pengguna Samsung GALAXY S6 atau Samsung GALAXY S6 dapat lebih leluasa beraktivitas menggunakan smartphone tanpa terganggu kabel meski sedang di-charge. Perbedaannya, perangkat ini tidak dilengkapi fitur fast charging seperti kabel charger bawaannya.
(adv/adv)