http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?

Yudhianto - detikinet
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB
BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya? Ilustrasi (detikINET)
Jakarta - Rencana BlackBerry menghadirkan BlackBerry Messenger (BBM) untuk iOS dan Android masih menimbulkan pro dan kontra. Terlebih bagaimana metode kerja layanan messaging ini?

Seperti diketahui, untuk saling berteman, pengguna BBM harus bertukar PIN yang memang khusus berada di BlackBerry. Nah, apakah hal ini masih akan digunakan di iOS dan Android?

Setidaknya ada beberapa metode yang mungkin diusung nantinya oleh BlackBerry di BBM cross platform tersebut. Seperti yang detikINET kutip dari berbagai sumber, Jumat (17/5/2013).

Metode pertama, BlackBerry mungkin mengusung metode yang ada di layanan instant messaging seperti WhatsApp atau Line. Bila ya, BBM pada Android dan iPhone kelak akan akan mewajibkan penggunanya mendaftarkan nomor teleponnya.

Metode yang kedua, ini mungkin metode lama dimana pengguna menggunakan alamat email untuk mendaftarkan dirinya.

Bila benar seperti itu, dapat dipastikan kelenggangan perangkat BlackBerry bakal terancam. Pasalnya, berarti pengguna tidak perlu lagi memiliki perangkat BlackBerry untuk menggunakan layanan chatting BBM. Tentunya bukan hal tersebut yang diinginkan BlackBerry.

Tapi bisa saja pengguna tetap harus mempunyai BlackBerry, khususnya bila email yang digunakan adalah email yang sama saat pengguna BBM di BlackBerry mendaftarkannya.

Metode yang terakhir adalah dengan menggunakan QR Code. Maksudnya, saat pengguna selesai menginstal aplikasi di iOS atau Android, maka untuk memanfaatkannya pengguna harus melakukan scan QR code yang terdapat di BBM.

Sebagai gambaran, WeChat memiliki sebuah fitur yang disebutnya Web WeChat. Dimana penggunanya dapat secara instan memindahkan semua kontak WeChat miliknya pada halaman web browser, selanjutnya pengguna pun dapat melakukan aktivitas chatting lewat halaman Web WeChat tersebut.

Caranya hanya dengan melakukan scan barcode yang ditampilkan oleh browser menggunakan fitur Web WeChat.

BlackBerry tentu saja tidak ingin handsetnya mati begitu saja. Karena besar kemungkinan aplikasi di iOS dan Android, sekadar memindahkan kontak ke perangkat lain.

Bisa saja prediksi ini salah juga, karena seperti dikatakan oleh CEO BlackBerry Thorsten Heins bahwa BBM sudah saatnya menjadi solusi instant messaging yang berdiri sendiri. Nah, kini tinggal terserah BlackBerry, mau memakai metode mana?

Baca juga:
-. Q5, BlackBerry 10 Manis Versi Ekonomis

-. FotoINET: Gemerlap Pesta BlackBerry Live
-. FotoINET: Alicia Keys, Si Direktur Cantik BlackBerry
(tyo/rns)


Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
0%
Kontra
0%


Must Read close