http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

'Si Gahar' Optimus G Dibanderol Rp 6,5 Juta di Indonesia

Fino Yurio Kristo - detikinet
Jumat, 15/02/2013 16:48 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/02/15/317/optimusgfyk460.jpg LG Optimus G (fyk/detikINET)
Jakarta - LG bersiap memasarkan smartphone Android terbarunya, Optimus G di Indonesia. Optimus G, dengan spesifikasi tinggi dan desain lumayan elegan tersebut adalah Android terbaik LG yang masuk pasar Indonesia sejauh ini.

Memang di atas kertas, Optimus G punya hardware powerful. Ia memakai prosesor quad core 1,5 GHz generasi terbaru dari Qualcomm, Snapdragon S4 Pro serta RAM 2GB.

Optimus G berukuran cukup bongsor dengan luas layar 4,7 inch resolusi 1280 x 768 pixel. Ia memakai teknologi layar True HD IPS Plus yang diklaim lebih jernih dari layar produk kompetitor seperti Galaxy S III atau One X.

Spesifikasi lainnya meliputi kamera utama 13 megapixel, kamera depan 1,3 megapixel, baterai 2.100 mAh, konektivitas 4G LTE, memori internal 32GB, dan sistem operasi Android Jelly Bean dengan kustomisasi user interface Optimus 3.0.

"Optimus G juga punya fitur fitur khusus seperti live zooming untuk memperbesar video saat sedang diputar," kata Nam Tae Kim, Product Manager LG dalam sesi media terbatas preview Optimus G, Jumat (15/2/2013).

Ya, beberapa fitur di bidang software coba ditonjolkan di Optimus G. Selain live zooming, ada fungsi Q Slide untuk mengakses dua layar berbeda secara bersamaan.

Dengan Q Slide, pengguna misalnya dapat mengakses SMS sambil tetap menonton film. Caranya, layar video bisa diturunkan tingkat transparansinya saat mengakses SMS, sehingga pengguna bisa mengetik di atasnya.

Optimus G saat ini sudah bisa dipesan seharga Rp 5,5 juta di Erafone dan Global Teleshop. Saat diluncurkan pada awal Maret, harga resminya menjadi Rp 6,5 juta.

Sejatinya sudah ada penerus Optimus G yaitu G Pro. Namun handset ini belum lama diperkenalkan dan tampaknya masih cukup lama menghampiri Indonesia.

(fyk/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close