http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Apes, Hacker Pembobol Bank Ditangkap Saat Liburan

Trisno Heriyanto - detikinet
Rabu, 09/01/2013 13:36 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/09/323/132746_bendelladj.jpg Hamza Bendelladj (bangkok post)
Bangkok - Sial benar hacker yang satu ini. Usai diduga membobol sejumlah rekening bank di Amerika Serikat, peretas ini ditangkap saat ingin berpelesiran di Bangkok, Thailand.

Hacker asal Aljazair bernama Hamza Bendelladj itu memang sudah cukup lama diincar FBI. Pria 24 tahun ini diduga terlibat dengan pembobolan sejumlah rekening bank dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta dolar.

Bendelladj, yang gemar berpelisiran, ditanggak saat transit di bandara Bangkok usai perjalanannya dari Malaysia menuju Mesir. Polisi setempat yang mengenalinya langsung meringkus pria tersebut untuk digelandang ke kantor berwajib.

Meski kedua tangan terbelenggu borgol besi, namun Bendelladj masih terlihat berseri-seri. Hal itu terlihat saat stasiun televisi setempat mengabadikan proses pengamanan hacker tersebut.

"Saya bukan yang 10 besar, mungkin ada di peringkat 20 atau bahkan 50. Saya bukan teroris," ujarnya sambil tertawa.

Sebagai hacker kelas kakap, Bendelladj diduga kerap menghabiskan uang haramnya untuk berpesta pora, dengan kekayaan berlimpah maka ia pun selalu bepergian dengan gaya mewah.

"Hanya dengan satu transaksi ia bisa mendapatkan USD 10-20 juta dolar, dia telah terbang ke berbagai tempat dengan dengan pesawat kelas satu dan hidup mewah," kata Pharnu Kerdlarpphon, kepala polisi imigrasi bandara Suvarnnabhumi, Bangkok.

Dua laptop, satu tablet PC, dan satu unit telepon satelit serta beberapa hardisk eksternal milik Bendelladj langsung disita oleh petugas imigrasi setempat. Pelaku ini pun tengah menjalani proses untuk diekstradisi ke Amerika serikat, seperti dikutip detikINET dari Bangkok Post, Rabu (9/1/2012).


(eno/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close