http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Sangar! Asus Pamer VGA Dual GPU HD7970

Yudhianto - detikinet
Rabu, 09/01/2013 12:01 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/09/317/dual7970460p.jpg
Jakarta - Sebuah kartu grafis bertenaga GPU Radeon HD7970 saja sudah sedemikian powerfull. Ini Asus malah menyiapkan varian dengan mengusung dua GPU Radeon HD7970 GHz Edition sekaligus pada sebuah board PCB.

Tak bisa dibayangkan bakal seperti apa performa kartu grafis dual GPU tersebut saat digeber pengguna.

Penggabungan dua buah GPU Radeon HD7970 GHz Edition tersebut pun dengan sendirinya memberikan kapasitas RAM yang terbilang sangat besar dengan ukuran 6 GB yang berjalan pada kecepatan clock 6,6 GHz dengan memory interface 768 bit. Sedangkan kecepatan clock yang diusung kedua HD7970 tersebut masing-masing adalah 1,1 GHz.

Sudah bisa ditebak, konsumsi daya yang dibutuhkan kartu grafis dual GPU yang oleh Asus dinamai ARES II tersebut terbilang besar karena membutuhkan konektor daya 8 pin sebanyak 3 buah. Untuk menjalankannya Asus menyarankan penggunaan power supply dengan kemampuan minimal 850 watt.

Pada sektor pendinginannya, Asus menyematkan sistem liquid cooling hybrid yang ditopang oleh penggunaan kipas berukuran 120 mm untuk kartu grafis yang masuk dalam klan ROG tersebut.

ARES II yang diposisikan sebagai penerus ARES I yang dulunya dipersenjatai oleh dual GPU Radeon HD5870 tersebut, dirumorkan hanya dibuat 1.000 unit.

Harga yang ditawarkannya pun terbilang fenomenal karena diperkirakan bakal berada di kisaran USD 1.000 hingga USD 1.500 atau sekitar Rp 9,7 juta hingga Rp 14,5 juta, demikian seperti dikutip detikINET dari Guru3D, Rabu (9/1/2013).






(ash/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
53%
Kontra
47%


Must Read close