Berita Utama
-
Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
-
Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
-
Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
-
Rabu, 23/05/2012 13:07 WIB
7 Pilihan Game untuk Ponsel Low End
-
Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
-
Rabu, 23/05/2012 08:10 WIB
Ini 11 Investor 'Kelas Berat' Pemegang Saham Facebook
-
Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
-
Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
-
Selasa, 22/05/2012 15:24 WIB
13 Ponsel yang Menjadi Tonggak Sejarah
Petinggi Olympus Tewas, Diduga Bunuh Diri
Selasa, 21/02/2012 10:36 WIB
.jpg)
Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Seorang petinggi perusahaan yang sedang diterpa skandal keuangan, Olympus Corp ditemukan tewas tergantung di sebuah taman di New Delhi, India. Tsutomo Omori, pimpinan bisnis peralatan medis Olympus di India ditemukan tewas tergantung. Ia diduga bunuh diri.
Omori, 49 tahun diduga melakukan bunuh diri di samping taman untuk anak-anak di sebuah kompleks apartemen mewah di Gurgaon, Sushant Lok. Omori ditemukan tergantung di rel besi dinding pembatas taman anak-anak kompleks apartemen DLF The Icon sektor 43-Sushant Lok oleh seorang petugas taman pada Senin (20/2/2012) pukul 08.30 pagi.
Polisi telah menemukan dua surat 'bunuh diri' yang ditulis oleh warga negara Jepang itu. Satu surat ditujukan kepada keluarga Omori, sementara 1 surat lainnya hanya bertuliskan "Saya minta maaf telah mengganggu Anda" yang ditulis dalam bahasa Jepang.
Menurut pihak kepolisian, Omori telah bekerja di Sistem Medis Olympus yang berkantor di MG Road dan tinggal seorang diri di lantai 8, Blok C di flat perusahaan tersebut dalam 2 tahun terakhir.
Para kolega Omori menggambarkan pria tersebut sebagai seseorang dengan keinginan yang kuat, sehingga tidak yakin Omori melakukan bunuh diri.
Para penghuni The Icon, yang 70% adalah orang asing juga terlihat shock dengan kasus bunuh diri Omori tersebut. Mereka menyatakan, petugas keamanan kompleks tidak mengetahui adanya insiden tersebut hingga seorang petugas taman menemukan tubuh Omori yang sudah tidak bernyawa.
"Saya pergi ke taman anak-anak di Blok E untuk memotong semak-semak ketika saya perhatikan ada tubuh yang tergantung di dinding pembatas. Saya segera menginformasikan ke petugas keamanan," uhar Ram Kumar, petugas taman yang menemukan tubuh Omori itu seperti dilansir Times of India, Selasa (21/2/2012).
Pada September lalu, seorang warga negara Jepang juga melakukan bunuh diri di Gurgaon. Kishi Takahiro, 27 tahun, ditemukan tewas tergantung di dinding atas apartemennya di Berverly Park, yang dihuninya bersama 2 kawannya.
Belum diketahui apakah tewasnya Omori itu terkait dengan skandal keuangan yang sedang menerpa Olympus. Seperti diketahui, pihak kepolisian telah menangkap sejumlah orang yang diduga terkait dengan skandal laporan keuangan Olympus.
( qom / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Omori, 49 tahun diduga melakukan bunuh diri di samping taman untuk anak-anak di sebuah kompleks apartemen mewah di Gurgaon, Sushant Lok. Omori ditemukan tergantung di rel besi dinding pembatas taman anak-anak kompleks apartemen DLF The Icon sektor 43-Sushant Lok oleh seorang petugas taman pada Senin (20/2/2012) pukul 08.30 pagi.
Polisi telah menemukan dua surat 'bunuh diri' yang ditulis oleh warga negara Jepang itu. Satu surat ditujukan kepada keluarga Omori, sementara 1 surat lainnya hanya bertuliskan "Saya minta maaf telah mengganggu Anda" yang ditulis dalam bahasa Jepang.
Menurut pihak kepolisian, Omori telah bekerja di Sistem Medis Olympus yang berkantor di MG Road dan tinggal seorang diri di lantai 8, Blok C di flat perusahaan tersebut dalam 2 tahun terakhir.
Para kolega Omori menggambarkan pria tersebut sebagai seseorang dengan keinginan yang kuat, sehingga tidak yakin Omori melakukan bunuh diri.
Para penghuni The Icon, yang 70% adalah orang asing juga terlihat shock dengan kasus bunuh diri Omori tersebut. Mereka menyatakan, petugas keamanan kompleks tidak mengetahui adanya insiden tersebut hingga seorang petugas taman menemukan tubuh Omori yang sudah tidak bernyawa.
"Saya pergi ke taman anak-anak di Blok E untuk memotong semak-semak ketika saya perhatikan ada tubuh yang tergantung di dinding pembatas. Saya segera menginformasikan ke petugas keamanan," uhar Ram Kumar, petugas taman yang menemukan tubuh Omori itu seperti dilansir Times of India, Selasa (21/2/2012).
Pada September lalu, seorang warga negara Jepang juga melakukan bunuh diri di Gurgaon. Kishi Takahiro, 27 tahun, ditemukan tewas tergantung di dinding atas apartemennya di Berverly Park, yang dihuninya bersama 2 kawannya.
Belum diketahui apakah tewasnya Omori itu terkait dengan skandal keuangan yang sedang menerpa Olympus. Seperti diketahui, pihak kepolisian telah menangkap sejumlah orang yang diduga terkait dengan skandal laporan keuangan Olympus.
( qom / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 12:02 WIB
Peminat Nikon D800 Harus Bersabar
-
Selasa, 22/05/2012 16:03 WIB
Pentax K-30, DSLR Tahan Cuaca
-
Selasa, 22/05/2012 09:15 WIB
Kamera Medium Format Hasselblad Pangkas Harga
-
Senin, 21/05/2012 18:09 WIB
Foto 'Abbey Road' The Beatles Siap Dilelang
-
Senin, 21/05/2012 15:24 WIB
Wah! Kamera Instagram Bakal Diwujudkan
-
Sabtu, 19/05/2012 15:06 WIB
Alpha NEX-F3, Jagoan Baru Sony di Segmen Mirrorless
-
Rabu, 16/05/2012 17:56 WIB
Nikon D800 Sabet 'Gelar' Prestisius
-
Rabu, 16/05/2012 13:37 WIB
Wow! Foto Montase Ini Memiliki Panjang 1 Km
- Rabu, 23/05/2012 11:32 WIB
Hands On
Galaxy S III: Performa Gahar, Fitur Melimpah
- Rabu, 23/05/2012 07:35 WIB
Apple Minta Restu Bangun 'Pesawat Luar Angkasa'
- Rabu, 23/05/2012 15:50 WIB
13 Model BlackBerry dari Masa ke Masa
- Rabu, 23/05/2012 13:19 WIB
Galaxy S III Dibanderol Rp 6,9 Juta di Indonesia?
- Rabu, 23/05/2012 07:51 WIB
OS BlackBerry 10 Datang, Qwerty Fisik Menghilang?
- Rabu, 23/05/2012 15:28 WIB
Perang Ponsel Premium di Indonesia
- Rabu, 23/05/2012 13:53 WIB
'Fotografer Dadakan' di Balik Pernikahan Mark Zuckerberg
- Rabu, 23/05/2012 13:34 WIB
Wow! Komputer Android Dijual Rp 458 Ribu
- Rabu, 23/05/2012 17:27 WIB
Pendiri Google Pamerkan Kacamata Pintar
-
110 Komentar
-
87 Komentar
-
82 Komentar
-
79 Komentar
-
75 Komentar
-
63 Komentar
-
60 Komentar
-
52 Komentar
-
50 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.jpg)
