detikinet

Ekspansi Angry Birds, Rovio Bertumpu pada Facebook

Trisno Heriyanto - detikinet
Selasa, 14/02/2012 18:05 WIB

Henri Holm (eno/inet)

Jakarta - Angry Birds memang salah satu game yang amat tersohor di kalangan pengguna smartphone dan tablet. Nah, untuk memperluas penggunanya di platform lain, game asal Finlandia ini mengandalkan Facebook.

Untuk itulah akhirnya Rovio menelurkan 'Angry Birds on Facebook', dan Jakarta dipilih sebagai tempat pertama peluncuran perdana game tersebut,

"Jakarta adalah kota dengan jumlah pengguna Facebook terbesar, jadi saya rasa ini adalah tempat yang tepat untuk meluncurkan Angry Birds on Facebook," kata Henri Holm, Senior Vice President, Rovio Asia.

Ya, jika melihat ada yang dipamerkan Rovio Jakarta memang memiliki pengguna Facebook sekitar 17 juta. Diikuti oleh Istanbul, sebanyak 9,6 juta, Meksiko 9,6, London 7 juta dan beberapa kota besar lainnya.

"Dari 600 juta pemain Angry Birds yang ada, Indonesia memang termasuk salah satu yang besar," tambah Holm, saat meresmikan Angry Birds on Facebook di Mall Kelapa Gading, Selasa (14/2/2012).

Angry Birds on Facebok, merupakan versi lain dari burung-burung pemarah yang dikemas ala sosial media. Di dalamnya pengguna bisa menantang pemain lain untuk saling unjuk gigi.

"Sekarang kami ingin menghilangkan keterbatasan orang yang ingin memainkan Angry Birds," pungkas Henri.

( eno / rou )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    47%
    Kontra
    53%