Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
6 Kendali Sensor Gerak yang Gagal
Selasa, 07/09/2010 10:55 WIB

Jakarta - Kinect atau pun Playstation Move, merupakan salah satu contoh kendali sensor gerak yang diprediksi bakal sukses. Namun sebelum kehadiran kedua kontroler tersebut, ada beberapa produk sejenis yang gagal di pasaran.
Dilansir Vgchartz dan dikutip detikINET, Selasa (7/9/2010), berikut adalah 6 kontroler game berbasis sensor gerak yang gagal di pasaran.

1. Power Glove (NES)
Saat ini Nintendo memang terbilang sukses dengan Wii Motionnya, namun beberapa tahun lalu vendor game asal Negeri Sakura tersebut sempat gagal membuat kendali sensor gerak, Power Glove (NES). Kendali tersebut hampir tidak berfungsi sama sekali. Semenjak diluncurkan hanya ada dua game saja yang mendukung perangkat tersebut.

2. Joyboard (Atari 2600)
Joyboard merupakan kendali yang dirancang utuk Atari 2600. Kendali ini mempunyai sistem kerja jungkat-jungkit mirip dengan yang ada pada Wii Balance Board. Sayang, keberadaannya hanya didukung oleh satu game saja.

3. U-Force (NES)
Bentuknya mirip sebuah laptop. Dengan bantuan infra merah di dalamnya, gamer hanya perlu melambaikan tangannya untuk mengendalikan game. Namun teknologi ini sepertinya tidak banyak diminati para gamer kala itu.

4. Sega Activator (Sega Genesis)
Sistem kerjanya mirip dengan Kinect. Kontroler yang dirancang untuk Sega Genesis ini akan memantau gerakan pemain melalui sebuah infra merah. Namun pada kenyataannya piranti tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya.

5. Konami Laserscope (NES)
Kendali ini dijanjikan bisa mengendalikan game melalui pendeteksi suara, namun pada kenyataannya sangat sulit diterapkan pada kebanyakan game.

6. The Glove (PS One)
Delapan tahun setelah kepunahan Power Glove munculah kendali gerak bertajuk The Glove, yang dirancang untuk Playstation 1. Tak ubahnya seperti kontroler besutan Nintendo tersebut, piranti ini pun hanya menjadi bahan olokan di kalangan gamer.
( eno / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Dilansir Vgchartz dan dikutip detikINET, Selasa (7/9/2010), berikut adalah 6 kontroler game berbasis sensor gerak yang gagal di pasaran.

1. Power Glove (NES)
Saat ini Nintendo memang terbilang sukses dengan Wii Motionnya, namun beberapa tahun lalu vendor game asal Negeri Sakura tersebut sempat gagal membuat kendali sensor gerak, Power Glove (NES). Kendali tersebut hampir tidak berfungsi sama sekali. Semenjak diluncurkan hanya ada dua game saja yang mendukung perangkat tersebut.

2. Joyboard (Atari 2600)
Joyboard merupakan kendali yang dirancang utuk Atari 2600. Kendali ini mempunyai sistem kerja jungkat-jungkit mirip dengan yang ada pada Wii Balance Board. Sayang, keberadaannya hanya didukung oleh satu game saja.

3. U-Force (NES)
Bentuknya mirip sebuah laptop. Dengan bantuan infra merah di dalamnya, gamer hanya perlu melambaikan tangannya untuk mengendalikan game. Namun teknologi ini sepertinya tidak banyak diminati para gamer kala itu.

4. Sega Activator (Sega Genesis)
Sistem kerjanya mirip dengan Kinect. Kontroler yang dirancang untuk Sega Genesis ini akan memantau gerakan pemain melalui sebuah infra merah. Namun pada kenyataannya piranti tersebut tidak bekerja sebagaimana mestinya.

5. Konami Laserscope (NES)
Kendali ini dijanjikan bisa mengendalikan game melalui pendeteksi suara, namun pada kenyataannya sangat sulit diterapkan pada kebanyakan game.

6. The Glove (PS One)
Delapan tahun setelah kepunahan Power Glove munculah kendali gerak bertajuk The Glove, yang dirancang untuk Playstation 1. Tak ubahnya seperti kontroler besutan Nintendo tersebut, piranti ini pun hanya menjadi bahan olokan di kalangan gamer.
( eno / ash )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Senin, 12/12/2011 10:59 WIB
Review Game Anda
Infinity Blade II, Game iOS Terbaik di Penghujung 2011
-
Sabtu, 19/11/2011 17:00 WIB
Review Game
Uncharted 3, Game Keren Bergaya 'Hollywood'
-
Kamis, 20/10/2011 18:52 WIB
Game Preview
10 Menit Menjajal Uncharted 3: Drakes Deception
-
Jumat, 07/10/2011 17:15 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Saatnya Kembali Bermain
-
Senin, 03/10/2011 16:35 WIB
7 Game Seru di Bulan Oktober
-
Kamis, 29/09/2011 12:45 WIB
Game Feature
Merayakan Bermain: Manisnya Kue Industri Game
-
Senin, 26/09/2011 18:25 WIB
Game Preview
NFS: The Run, Coba Kembali ke Asal
-
Kamis, 25/08/2011 13:28 WIB
Game Preview
NBA 2K12, Michael Jordan Bawa 'Teman-Teman'
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
- Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
- Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
Sosok
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
199 Komentar
-
84 Komentar
-
75 Komentar
-
67 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)

