detikinet

Android Bakal 'Paksa' Operator Tingkatkan Kualitas

Andrian Fauzi - detikinet
Kamis, 11/03/2010 09:46 WIB

ilustrasi (android.com)

Bandung - Android digadang-gadang bakal menggusur popularitas Blackberry. Tapi kekhawatiran akan kualitas jaringan dari operator terus membayangi.

Kekhawatiran tersebut wajar adanya. Pasalnya saat mengakses data, Android tidak ada sistem kompresi. Hal ini berbeda dengan Blackberry yang menggunakan sistem kompresi saat mengakses data. Akibatnya Android jauh lebih boros bandwith.

"Jadi kalau dibandingkan, Android jauh lebih boros ketimbang Blackberry," ujar praktisi Android, Lucky Sebastian saat berbincang dengan detikINET disela-sela peluncuran layanan Android Indosat di Bandung, Rabu (10/3/2010) petang.

Menurut Lucky, melihat yang sudah-sudah, saat baru diluncurkan jaringan tidak bermasalah. Tapi, lanjutnya, saat pelanggan sudah banyak masalah mulai muncul.

Walau demikian, Lucky justru berharap kondisi yang sebaliknya. Menurutnya dengan boomingnya Android akan memicu operator untuk memperbaiki kualitasnya. "Iya dong. Kita harus melihatnya sebaliknya. Kita paksa operator memperbaiki kualitasnya," kata Lucky.

Lucky mengibaratkan operator sebagai penyedia jalan. "Kita pengguna adalah supirnya dan komunitas adalah busnya. Supir pasti akan memilih jalan yang bagus. Jadi kalau mau tetap eksis ya harus berikan pelayanan pada pelanggannya," papar Lucky.



( afz / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    50%
    Kontra
    50%