Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Undangan Google Wave Bertabur Jebakan
Kamis, 05/11/2009 17:00 WIB
150.jpg)
Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Penjahat cyber memanfaatkan kepopuleran Google Wave untuk menyebar malware kepada pengguna internet yang tidak waspada. Modus yang digunakan adalah menipu user yang tengah mencari-cari undangan agar dapat bergabung dengan layanan Google tersebut.
Google Wave sendiri adalah sebuah tool online baru dari Google yang digunakan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara langsung (real time).
Symantec Security Response mendeteksi adanya kampanye yang menjebak orang yang ingin masuk ke dalam komunitas Google Wave dengan menjanjikan tidak hanya aplikasi yang bisa menghasilkan undangan Google Wave, namun juga meraup kekayaan yang besar dengan menjual undangan ini kepada orang lain yang ingin mencoba Google Wave.
Faktanya, aplikasi yang dijanjikan ini tidak berguna dan sebenarnya adalah program jahat yang terdeteksi sebagai malware Backdoor.Tidserv. Topik dalam forum dimana pesan ini muncul tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan undangan Google Wave.
Sekali scammer mengeluarkan mantranya, langkah selanjutnya adalah korban akan mendowload dan menginstall malware ini.
Menurut Symantec, janji memperoleh undangan Google Wave dan uang ekstra dengan menjual undangan tersebut adalah jebakan untuk mencoba dan mengelabui pengguna agar menjalankan software tersebut. Situs mikro blogging Twitter juga digunakan untuk meneruskan promosi palsu tersebut.
Dalam kasus ini, Goggle Wave dipilih sebagai umpan karena popularitasnya saat ini. Menggunakan brand yang terpercaya seperti ini juga meningkatkan peluang sukses bagi penyerang.
"Teknik ini merupakan sesuatu yang para penjahat cyber gunakan setiap waktu dan pengguna harusnya jangan mudah percaya – jika sesuatu nampak seperti mustahil, maka memang tidak benar," tukas Symantec dalam pernyataan resminya yang dikutip detikINET, Kamis (5/11/2009).
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Google Wave sendiri adalah sebuah tool online baru dari Google yang digunakan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi secara langsung (real time).
Symantec Security Response mendeteksi adanya kampanye yang menjebak orang yang ingin masuk ke dalam komunitas Google Wave dengan menjanjikan tidak hanya aplikasi yang bisa menghasilkan undangan Google Wave, namun juga meraup kekayaan yang besar dengan menjual undangan ini kepada orang lain yang ingin mencoba Google Wave.
Faktanya, aplikasi yang dijanjikan ini tidak berguna dan sebenarnya adalah program jahat yang terdeteksi sebagai malware Backdoor.Tidserv. Topik dalam forum dimana pesan ini muncul tidak mempunyai hubungan sama sekali dengan undangan Google Wave.
Sekali scammer mengeluarkan mantranya, langkah selanjutnya adalah korban akan mendowload dan menginstall malware ini.
Menurut Symantec, janji memperoleh undangan Google Wave dan uang ekstra dengan menjual undangan tersebut adalah jebakan untuk mencoba dan mengelabui pengguna agar menjalankan software tersebut. Situs mikro blogging Twitter juga digunakan untuk meneruskan promosi palsu tersebut.
Dalam kasus ini, Goggle Wave dipilih sebagai umpan karena popularitasnya saat ini. Menggunakan brand yang terpercaya seperti ini juga meningkatkan peluang sukses bagi penyerang.
"Teknik ini merupakan sesuatu yang para penjahat cyber gunakan setiap waktu dan pengguna harusnya jangan mudah percaya – jika sesuatu nampak seperti mustahil, maka memang tidak benar," tukas Symantec dalam pernyataan resminya yang dikutip detikINET, Kamis (5/11/2009).
( ash / faw )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 14:38 WIB
Pembuat 'Virus Angry Birds' Didenda Rp 724 Juta
-
Jumat, 25/05/2012 10:09 WIB
Berbahaya, Yahoo Axis Ditutup untuk Chrome
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
-
Senin, 21/05/2012 14:07 WIB
Parah! Hacker Sebar Foto Porno Lewat Akun Facebook Pendeta
-
Senin, 21/05/2012 13:01 WIB
Hati-hati Akses Internet di Hotel
-
Sabtu, 19/05/2012 09:58 WIB
Hati-hati Gunakan WiFi Publik untuk Online Banking!
-
Rabu, 16/05/2012 13:02 WIB
Awas! Malware 'Hantui' Pengunjung Wikipedia
-
Rabu, 16/05/2012 09:41 WIB
'Jailbreak dan Rooting Bikin Ponsel Tidak Aman'
- Sabtu, 26/05/2012 17:54 WIB
Tablet Google Dipamerkan Bulan Depan
- Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Karyawan Yahoo Ramai-ramai Puji Axis di App Store
- Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
- Sabtu, 26/05/2012 10:27 WIB
Sensor 16 MP OmniVision Mampu Rekam Video 4K
- Sabtu, 26/05/2012 13:19 WIB
Siri Dibenamkan di OS X Mountain Lion?
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Sabtu, 26/05/2012 15:36 WIB
Rumor: FIFA 2013 'Kick-off' September 2012
- Jumat, 25/05/2012 09:03 WIB
Lucu! Pencuri iPhone Kirim Foto Dirinya ke Facebook Korban
- Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
217 Komentar
-
84 Komentar
-
76 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
57 Komentar
-
54 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
