detikinet

NSN Bantah Ikut Sensor Internet Iran

Fransiska Ari Wahyu - detikinet
Kamis, 25/06/2009 15:53 WIB

demonstrasi Iran (detikfoto)

Jakarta - Nokia Siemens Network (NSN) menyanggah ikut terlibat dalam menyaring trafik internet di Iran. Perusahaan ini mengaku hanya menyediakan kemampuan Lawful Intercept (penyadapan legal) untuk memantau komunikasi telepon lokal.

Dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Kamis (25/6/2009), NSN menegaskan bahwa mereka tidak memberikan kemampuan inspeksi paket data yang mendalam, penyensoran Web atau penyaringan Internet kepada Iran.

NSN menjelaskan bahwa di sebagian besar negara di dunia, termasuk semua negara anggota Uni Eropa dan Amerika Serikat, jaringan telekomunikasi secara legal dituntut memiliki kemampuan Lawful Intercept dan inilah kasus yang terjadi di Iran.

Lawful Intercept dinyatakan dalam standar-standar yang ditetapkan oleh ETSI (European Telecommunications Standards Institute) dan 3GPP (3rd Generation Partnership Project).

Dalam rangka memenuhi persyaratan Lawful Intercept tersebut, NSN memberikan kemampuan melakukan pemantauan komunikasi suara untuk panggilan telepon lokal pada jaringan tetap dan bergerak kepada operator nasional Iran, TCI.

Pusat pemantauan fungsionalitas terbatas yang disediakan NSN ini tidak dapat memberikan pemantauan data, pemantauan internet, inspeksi paket data yang mendalam, pemantauan telepon internasional atau pengenalan suara.

Melalui penjelasan ini, NSN membantah spekulasi yang marak berkembang di media, dimana NSN dituding memasok teknologi yang dapat digunakan untuk memantau atau menyensor trafik internet.
( faw / wsh )

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login


    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Pro Kontra Index »

    Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?

    Performa Galaxy S III terbilang menjanjikan. Ia mengusung quadcore, layar Gorilla Glass 2, serta fitur melimpah. Tak pelak, Samsung mengklaim Galaxy S III sebagai smartphone terbaik saat ini. Anda setuju?
    Pro
    51%
    Kontra
    49%