Berita Utama
-
Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 11:19 WIB
I Made Wiryana, Anak Band yang Jadi 'Cyber Paspampres'
-
Jumat, 25/05/2012 12:52 WIB
Mencicipi Facebook Camera: Instagram ala Facebook
-
Jumat, 25/05/2012 10:19 WIB
Tips Mengubah Kontak di BlackBerry Menjadi Excel
-
Kamis, 24/05/2012 15:37 WIB
Negara Mana 'Raja' Internet ASEAN?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
-
Kamis, 24/05/2012 11:15 WIB
Waspadai Email Palsu dari 'Facebook'
Survei:
85 Persen Perusahaan Pakai Open Source
Selasa, 18/11/2008 10:19 WIB

Ilustrasi (ist.)
Jakarta - Survei menunjukkan 85 persen perusahaan sudah menggunakan software open source. Sisanya, 15 persen lagi, diperkirakan akan beralih ke open source mulai tahun depan.
Survei dilakukan kepada 274 end-user di kawasan Asia Pasifik, Eropa dan Amerika Utara pada bulan Mei dan Juni. Demikian dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (18/11/2008).
Ditilik dari alasan mengadopsi open source, mayoritas responden dengan konsisten menjawab karena alasan biaya. Alasan lainnya adalah karena open source tidak tergantung pada platform tunggal, untuk mempercepat akses ke pasar dan tidak perlu ribet dengan prosedur dan aturan yang kompleks.
Namun demikian, hanya 31 persen dari responden yang mengklaim telah memiliki kebijakan resmi untuk mengevaluasi dan menggunakan software open source.
Padahal tanpa kebijakan resmi, menurut Gartner, perusahaan berisiko melakukan pelanggaran properti intelektual. Untuk itulah, analis Gartner menempatkan isu governance di peringkat teratas sebagai faktor yang menghambat adopsi OSS.
"Hanya karena gratis bukan berarti tanpa biaya," tegas direktur penelitian Gartner, Laurie Wurster.
Wurster menambahkan, perusahaan harus memiliki kebijakan yang jelas untuk mengadopsi open source, termasuk memutuskan akan menggunakan aplikasi apa yang mendukung open source, dan mengidentifikasi risiko properti intelektual atau tingkat dukungan terhadap penggunaan software open source.
Wurster menambahkan, banyaknya jenis lisensi software open source tak menutup kemungkinan membuat penerapan software open source menjadi ribet. Namun, lanjut Wurster, hal itu akan teratasi seiring berjalannya waktu.
( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Survei dilakukan kepada 274 end-user di kawasan Asia Pasifik, Eropa dan Amerika Utara pada bulan Mei dan Juni. Demikian dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (18/11/2008).
Ditilik dari alasan mengadopsi open source, mayoritas responden dengan konsisten menjawab karena alasan biaya. Alasan lainnya adalah karena open source tidak tergantung pada platform tunggal, untuk mempercepat akses ke pasar dan tidak perlu ribet dengan prosedur dan aturan yang kompleks.
Namun demikian, hanya 31 persen dari responden yang mengklaim telah memiliki kebijakan resmi untuk mengevaluasi dan menggunakan software open source.
Padahal tanpa kebijakan resmi, menurut Gartner, perusahaan berisiko melakukan pelanggaran properti intelektual. Untuk itulah, analis Gartner menempatkan isu governance di peringkat teratas sebagai faktor yang menghambat adopsi OSS.
"Hanya karena gratis bukan berarti tanpa biaya," tegas direktur penelitian Gartner, Laurie Wurster.
Wurster menambahkan, perusahaan harus memiliki kebijakan yang jelas untuk mengadopsi open source, termasuk memutuskan akan menggunakan aplikasi apa yang mendukung open source, dan mengidentifikasi risiko properti intelektual atau tingkat dukungan terhadap penggunaan software open source.
Wurster menambahkan, banyaknya jenis lisensi software open source tak menutup kemungkinan membuat penerapan software open source menjadi ribet. Namun, lanjut Wurster, hal itu akan teratasi seiring berjalannya waktu.
( dwn / dwn )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
-
Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
-
Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
-
Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
-
Jumat, 25/05/2012 13:23 WIB
Android Makin Kuasai Dunia
-
Jumat, 25/05/2012 11:40 WIB
RIM Bantah Abaikan BlackBerry Messenger
-
Jumat, 25/05/2012 10:51 WIB
Nasib BlackBerry Messenger Suram?
-
Kamis, 24/05/2012 12:12 WIB
5 'Nenek Moyang' Smartphone Android
- Jumat, 25/05/2012 18:23 WIB
Laporan dari Seoul
'Kulkas Pintar', Cek Stok Makanan dari Smartphone
- Jumat, 25/05/2012 16:07 WIB
6 Ponsel Nokia Terpopuler
- Jumat, 25/05/2012 17:21 WIB
Warga Twitter Puji Dedikasi 'Satpam Digital'
- Jumat, 25/05/2012 16:45 WIB
Tweet Satpam IPB Sebelum Ditembak: Hati-hati Curanmor di Kampus
- Jumat, 25/05/2012 15:50 WIB
Ini Dia Jadwal Update Android ICS untuk Ponsel HTC
- Jumat, 25/05/2012 15:19 WIB
5 Casing iPhone yang Punya 'Gigi' Pembuka Botol
- Jumat, 25/05/2012 18:07 WIB
Google+ Ingin Curi 'Mahkota' Flickr?
- Jumat, 25/05/2012 16:46 WIB
Pengakses Internet Masih Banyak dari Nokia
- Jumat, 25/05/2012 14:57 WIB
Google Didesak Tutup Keran Download Ilegal
-
198 Komentar
-
83 Komentar
-
75 Komentar
-
64 Komentar
-
63 Komentar
-
63 Komentar
-
54 Komentar
-
53 Komentar
-
48 Komentar
Pro Kontra
Index »
Galaxy S III Smartphone Terbaik Saat Ini?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message



.jpg)
.gif)
