Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Grup Online Lecehkan Agama Menuai Protes

Grup Online Lecehkan Agama Menuai Protes


- detikInet

Jakarta - Sebuah grup online yang muncul di situs jejaring sosial, Facebook, melecehkan suatu agama tertentu dari berbagai pernyataan yang mereka sampaikan. Anggotanya terakhir kali dihitung berjumlah 750 orang.Anehnya, meski demikian grup ini membantah untuk berniat menghina agama tersebut. Namun, hal ini sangat kontradiktif dengan pernyataan yang di-posting oleh kelompok ini. Diantaranya seperti menuduh ajaran agama tersebut mengandung kebohongan dan ancaman.Alhasil, reaksi keras pun bermunculan menentang kehadiran grup online ini di Facebook. Tercatat, lebih dari 58.000 anggota Facebook bergabung untuk membuat petisi online yang mendesak kelompok tersebut diusir dari Facebook. Jika tidak dikabulkan maka mereka mengancam akan keluar dari keanggotaan situs ini.New York Times yang dikutip detikINET, Kamis (13/9/2007) melansir, pihak Facebook sendiri belum memberikan komentar tentang tindakan yang akan mereka ambil berkaitan dengan masalah ini.Salah satu penggagas kelompok ini yang menyebut dirinya 'Variable' sempat menulis melalui e-mail bahwa "Facebook akan menghapus account keanggotaan saya. Dan sepertinya semua ini karena kelompok (yang kudirikan-red). Namun, kemudian mereka mengembalikan account saya dan berkata bahwa semua itu (penghapusan-red) adalah kesalahan."Ia juga menolak anggapan bahwa kelompok online-nya tersebut menyebarkan kebencian. "Kebebasan berbicara memungkinkan orang-orang berbicara bebas bahkan kasar mengenai sistem kepercayaan" kilahnya.Sementara itu, salah satu mahasiswi pengagas petisi online yang menolak keberadaan kelompok ini adalah Essma Bargewee dari Montclair State University. Ia mengatakan bahwa dirinya telah mengundang banyak orang untuk bergabung dengan kampanye ini, baik dari agama yang dilecehkan tersebut ataupun dari agama lain.Bargewee pun yakin Facebook akan bertindak tegas karena adanya petisi online dari puluhan ribu anggotanya. Dan ia juga mengaku serius akan keluar dari keanggotaan Facebook jika protesnya diabaikan. (fyk/ash)




Hide Ads