Rabu, 08 Mar 2017 10:34 WIB

Sekolah Programer Gratis Siap Dibuka di Yogyakarta

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Setelah lepas dari Go-Jek, Alamanda Shantika Santoso kini makin sibuk mencetak programer. Selain lewat Femdev, kini ia bersiap membuka sekolah programer gratis di Yogyakarta.

Berbincang dengan detikINET, wanita yang akrab disapa Ala itu menuturkan soal rencananya tersebut. Dia mengatakan ide membuka sekolah programer tercetus sebulan lalu. Masih minimnya talenta yang mumpuni menjadi alasan utamanya.

"Telenta teknologi di Indonesia sebenarnya masih sulit dicari. Demand dan suplai masih belum sebanding," kata Ala.

Menurutnya saat ini sudah banyak ide-ide bagus bermunculan dari pemikiran anak muda. Namun untuk bisa terealisasi kuncinya terletak pada eksekusinya.

"Saat ini Indonesia sudah masuk ke tahap eksekusi. Jadi aku mau menyiapkan fondasi yang kuat dengan talenta yang mumpuni," ujar wanita yang hobi membaca ini.

Sekolah programing tersebut akan berlokasi di Yogyakarta. Dipilihnya Yogyakarta sendiri tidak terlepas dari kecintaan Ala terhadap kota ini. Ia mengaku ingin turut ambil bagian dalam membangun Kota Pelajar.

"Aku tuh cinta banget sama Yogya, walaupun bukan daerah asalku. Aku punya impian Yogyakarta menjadi salah satu hub tech di Indonesia," papar wanita berparas mungil itu.

Nantinya para pengajar adalah mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia programing di tanah air. Adapun materinya dari tingkat dasar hingga mahir seperti front end programing, mobile, backend sampai devops yang masih jarang di Indonesia.

"Pokoknya dari yang tidak bisa programming diajarin sampe bisa," tegasnya.

Bagi kamu yang tertarik ikut serta dapat registrasi di website binar.co.id. Mereka yang telah mendaftar akan disaring dengan serangkaian tes. Pihak Ala menargetkan dapat merekrut 5.000 siswa sepanjang tahun ini.

Kedepannya, Ala sudah punya rencana untuk membuka sekolah serupa di sejumlah daerah di tanah air. Sehingga semakin banyak daerah yang punya talenta berkualitas.

"Agar daerah lain dapat berkembang. Anak-anak bisa membangun daerahnya masing-masing," harap Ala.

Hackerspace

Selain digunakan untuk sekolah programing, bangunan yang berlokasi di JL Damai, Yogyakarta itu akan difungsikan sebagai hackerspace. Di mana para penggiat startup bisa saling berkerjasama dan saling berbagi ilmu.

"Di hackerspace kita bisa saling berkolaborasi. Talenta yang ada di hackerspace juga bisa mendapatkan mentoring terus," ungkap Ala.

Di sana akan ada research lab untuk mencoba teknologi terkini. Selain itu, jika startup di Jakarta ingin punya team di Yogyakarta akan pula dibantu.

"Kami akan bantu membuatkan tim. Tempat kerjanya pun disiapkan. Semua itu guna membuat sebuah ekosistem teknologi yang sehat," pungkasnya. (afr/fyk)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed