BERITA TERBARU
Jumat, 17 Mar 2017 17:14 WIB

Rekam Jejak Penjualan iPhone 7 Sebelum Masuk Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
iPhone 7 dan iPhone 7 Plus iPhone 7 dan iPhone 7 Plus
Jakarta - Resmi sudah, Apple akan mulai memasarkan iPhone 7 di Indonesia. Sebelum hari itu tiba, sangat menarik mengetahui bagaimana rekam jejak penjualannya secara global, usai diperkenalkan pada 7 September 2016.

Menurut laporan lembaga riset konsumen Kantar Worldpanel, penjualan iPhone 7 di dunia telah merajai tiga pasar di kawasan Amerika Serikat (AS), Eropa, dan daerah urban China. Ini membuktikan produk andalan Apple tersebut tetap laku meski kritikan deras mengalir terkait desain iPhone yang terkesan monoton di setiap generasinya.

Kembali merujuk pada laporan Kantar Worldpanel, pangsa pasar iOS di AS menguasai 42% dengan tumbuh 2,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Kedigdayaan Apple juga menguasai kawasan Eropa dengan menguasai pangsa pasar gadget sebesar 22,7%. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya di kisaran 20,3%.

Seperti dikutip dari Ubergizmo, Jumat (17/3/2017), untuk daerah urban di China, Kantar Worldpanel cukup berhati-hati menentukan kekuatan Apple, terutama jika berbicara soal iPhone 7 di Negeri Tirai Bambu tersebut.


Di daerah perkotaan yang masuk dalam kategori tier 2 dan tier 3 di dekat daerah pedesaan, pangsa pasar Apple harus mengalah dari Android. Bahkan secara keseluruhan, Apple kehilangan 8,4% dari pangsa pasar yang mereka kuasai di China.

Saat ini, Apple tengah melebarkan sayap bisnis penjualan iPhone di Indonesia dengan menggandeng operator Smartfren Telecom. Fansboy Apple di Indonesia bisa mengikuti pre-order yang digelar mulai 24 Maret 2017.

"Jadi ini adalah pertama kali pihak iPhone sendiri secara resmi launching iPhone-nya di Indonesia, dan mereka menggandeng Smartfren sebagai telco partner-nya," Presiden Direktur Smartfren Telecom, Merza Fachys mengonfirmasi. (rns/rns)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Organda Protes Tarif Murah Ojek Online

    Organda Protes Tarif Murah Ojek Online

    Sabtu, 25 Mar 2017 19:19 WIB
    Alasan umum masyarakat memilih menggunakan ojek online adalah tarif yang terbilang cukup murah. Lantas, bagaimana Organda menyikapinya?
  • Terima SMS Tak Bisa Lagi Lewat Hangouts

    Terima SMS Tak Bisa Lagi Lewat Hangouts

    Sabtu, 25 Mar 2017 16:46 WIB
    Selain dipakai untuk mengirim dan menerima pesan instan melalui akun Google Talk, aplikasi Hangouts tadinya juga bisa dipakai untuk menerima pesan SMS.
  • Nokia Siap Serbu 120 Negara

    Nokia Siap Serbu 120 Negara

    Sabtu, 25 Mar 2017 14:45 WIB
    Baru bangkit tak menghentikan Nokia menginvasi pasar dunia. Merek asal Finlandia ini disebut bakal hadir di lebih dari seratus negara di dunia.