Tips Membuat Creative Campaign ala detikcom, 'Rejeki Nama' Contohnya

d'Youthizen Virtual Class

Tips Membuat Creative Campaign ala detikcom, 'Rejeki Nama' Contohnya

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 10 Des 2020 15:19 WIB
dYouthizen Virtual Class Edisi Keenam
Foto: (detikcom)
Jakarta -

Creative campaign dibutuhkan untuk membuat brand yang sedang kamu bangun untuk lebih berkembang atau mungkin lebih dikenal. Sedang berusaha membuat sebuah campaign yang kreatif? Tenang, detikcom bagikan tipsnya.

Karel Anderson Head of Brand Communication detikcom dalam acara 'd'Youthizen Virtual Class bersama Vivo V20 | V20 SE', Kamis (10/12/2020), menyatakan bahwa hal yang pertama dibutuhkan untuk membuat creative campaign adalah niat.

"Kreatif itu bukan bawaan orok. Banyak yang bilang 'tolong kerjain dong, gue kan nggak kreatif', itu kan menunjukkan seakan kita ditakdirkan tidak kreatif. Padahal bukan karena orangtuanya kreatif jadi gennya kreatif, bukan karena bintang kamu pisces atau taurus. Itu mitos," kata Karel.

Karel menekankan bahwa kreatif itu adalah menjadi berbeda dipadukan dengan keberanian untuk melakukan sesuatu yang berbeda dari yang lain. Setelah berani, kita harus belajar menjadi tanggap di mana kita harus peka memberikan campaign yang punya personal touch.

"Cari tahu bagaimana membuat si A merasa itu berarti. Contohnya dari tanggap adalah kita pernah buat 'Rejeki Nama'," tuturnya.

'Rejeki Nama' sendiri merupakan program detikcom yang membagikan hadiah untuk pembaca yang bernama misalnya 'Siti' atau 'Budi' dan nama familiar lainnya di Indonesia. Karel mengatakan detikcom sengaja memilih nama-nama yang paling banyak dimiliki supaya bisa menarik perhatian orang-orang.

"Orang kan kalau dipanggil namanya minimal nengok lah, kalau kita sebut di copy writing-nya 'buat kamu yang namanya Siti, klik di sini untuk dapatkan hadiah', pasti kan dia penasaran 'wah dapat hadiah apa nih'," jelas Karel.

Langkah setelah itu adalah peka terhadap momentum karena momentum bersifat singkat. Contoh memanfaatkan momen seperti Natal, Tahun Baru, atau pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.

"Hal yang kita anggap mainstream bisa jadi akan jadi antimainstream di masa mendatang, atau justru sebaliknya, itu lah mengapa kita harus tanggap," ucapnya menegaskan pentingnya peka terhadap momentum.

Terakhir dan terpenting, yang paling sering terlupakan, yakni tetap fokus. Kamu harus fokus dan paham dengan tujuan dari campaign. Jangan mudah terdistraksi dengan halangan yang ada di depan mata. Kalau memang sudah ada tujuan yang jelas dan kamu fokus, pasti kamu bisa kok mencapai tujuan dengan campaign yang kreatif.

Acara ini disponsori oleh vivo V20 | V20 SE. Kini vivo V20 | V20 SE dapat dibeli melalui layanan Whatsapp atau delivery service dari vivo Indonesia. Dan dapatkan juga promo menarik hanya di Toko Resmi vivo Indonesia melalui platform e-commerce. Cek info lebih lanjutnya di vivo.com/id sekarang.



Simak Video "30 Ribu Bisa Cukup Buat Seminggu?"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)