7 Cara Menghindari Penipuan Lewat Telepon

Ancaman Keamanan HP

7 Cara Menghindari Penipuan Lewat Telepon

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 25 Okt 2020 19:32 WIB
Ilustrasi mama minta pulsa
7 Cara Menghindari Penipuan Lewat Telepon (Foto: Andhika Akbaransyah/detikcom)
Jakarta -

Salah satu modus kejahatan siber adalah penipuan lewat telepon. Inilah cara menghindarinya.

Sindikat kejahatan di luar sana memanfaatkan HP Anda sebagai celah untuk melakukan penipuan dengan berbagai modus. Rasanya mereka tidak habis akal untuk menipu masyarakat awam.

Ada SMS pura-pura Anda menang undian. Ada lagi telepon yang ujungnya menggiring kita mengirim kode OTP. Beberapa modus begitu tampak meyakinkan, padahal di balik itu ada jebakan yang jahat.

Lantas bagaimana kita bisa menghindari kejahatan semacam itu? detikINET, Minggu (25/10/2020) menghimpun sejumlah cara yang bisa Anda coba:

Cara menghindari penipuan lewat telepon:

1. Hati-hati dengan nomor tidak dikenal

Semua teman dan keluarga Anda pasti sudah disimpan nomornya di HP. Kalau ada nomor yang tidak dikenal menelepon Anda, patutlah waspada. Jika dia memang ada keperluan dengan Anda, biasanya dia akan lanjut mencoba menghubungi lewat WhatsApp.

2. Abaikan nomor telepon yang aneh

Kalau tiba-tiba ditelepon dengan nomor yang bukan diawali +62, jangan buru-buru diangkat. Atau ada beberapa miscall ke HP Anda, tapi nomornya mirip-mirip. Biasanya ini nomor spam, abaikan saja.

3. Penelepon tidak tahu nama Anda, tapi mengajak bicara

Walaupun telemarketing itu menyebalkan, mereka biasanya masih punya nama Anda, misalnya data dari bank. Namun kalau Anda menerima telepon dan penelepon mengajak bicara tanpa tahu nama Anda, waspadalah.

Biasanya mereka justru akan bertanya dengan siapa dia bicara. Dari pada Anda menjawab, tanya balik saja dia siapa. Jika gelagapan, matikan saja teleponnya.

4. Tidak jelas dalam menyampaikan informasi

Kembali ke soal telemarketing, meskipun mereka cukup mengganggu, mereka masih punya tata kalimat runut. Memang sih itu hafalan, tapi setidaknya jadi pembeda dengan penipuan lewat telepon.

Biasanya mereka mengajak Anda terburu-buru supaya tidak sempat berpikir panjang. Atau, mereka meminta Anda melakukan sesuatu, di situlah patut curiga sepenuhnya.

5. Jangan terpancing memberikan informasi

Jika ada penelepon misterius dan lalu dia meminta informasi dari Anda, misalnya menanyakan nama, alamat dan kode-kode yang sifatnya privasi. Tolak!

6. Waspada 'Magis'

Magis ini bukan sihir ya, detikers. Magis adalah manipulasi psikologis. Penipu biasanya akan mempermainkan perasaan korban, misalnya membuat panik atau takut.

Terkadang, korban sudah diincar dulu dengan informasi minimum lalu dibikin panik dengan kabar musibah atau masalah hukum yang menimpa keluarga atau teman. Ingat, jangan percaya. Lebih baik tutup telepon dan cari konfirmasi sendiri.

7. Gunakan aplikasi pendeteksi nomor telepon

Cara paling praktis untuk menghindari penipuan lewat telepon adalah memasang aplikasi pendeteksi nomor telepon. Ada banyak pilihannya di Android dan iOS, silakan pakai yang paling cocok buat Anda.

Jika ada telepon masuk ke ponsel, aplikasi ini akan memunculkan nama apakah ia penipu, debt collector, telemarketing atau memang seseorang yang Anda kenal. Anda pun jadi tenang ketika di telepon orang. Tinggal lihat saja apa tulisannya. Anda pun bisa melaporkan nomor telepon penipu dan akan masuk database di aplikasi tersebut sehingga pengguna lain pun waspada.



Simak Video "Nggak Baik! Ini Risiko Main Ponsel Sambil BAB"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)