Tips Memilih Laptop untuk Video Editing - Halaman 2

Tips Memilih Laptop untuk Video Editing

tim - detikInet
Kamis, 06 Feb 2020 12:56 WIB
Closeup of woman doing online shopping on digital tablet at home. Rear view of woman hand touching screen while selecting shoes on ecommerce portal. Lady use e-commerce webshop to buy shoes.
Ilustrasi laptop. Foto: iStock

SSD atau hardisk?


Untuk booting, SSD bisa dibilang adalah kewajiban untuk saat ini. Terutama karena kecepatan hardisk yang segitu-gitu saja, dan harga SSD yang sudah semakin turun. Booting OS dan aplikasi akan meningkat signifikan jika menggunakan SSD.

Sementara untuk proses editing video -- untuk menyimpan file video yang diedit -- biasanya membutuhkan kapasitas yang sangat besar. Jika dana yang ada terbatas, mungkin masih bisa menggunakan hardisk untuk keperluan ini.

Penggunaan SSD di keperluan ini 'hanya' akan terasa perbedaannya dengan hardisk saat memutar beberapa potongan video secara sekaligus, atau mengolah video dengan resolusi besar, misalnya 4K.

Kombinasi SSD dan hardisk bisa jadi pilihan untuk dana yang terbatas. Namun syaratnya adalah laptop yang dipakai punya dua slot storage yang bisa dimanfaatkan. Misalnya slot M.2 (untuk SSD) dan slot 2,5 inch (untuk hardisk).

Jika slot yang tersedia cuma satu, pilihan lainnya adalah menggunakan storage eksternal untuk menyimpan file video. Oh ya, untuk SSD, slot M.2 NVMe menawarkan kecepatan yang lebih kencang ketimbang slot SATA 2,5 inch.

Graphic processing unit (GPU) dedicated, penting nggak?

Penggunaan chip grafis yang dedicated seperti seri GTX (dan RTX) dari Nvidia atau seri RX dari AMD akan membantu mempercepat proses render video di software-software editor video seperti Adobe Premiere Pro.

"Lalu untuk kartu grafis, coba cek seri Nvidia GeForce RTX atau GTX terbaru, atau juga Intel Iris atau HD Graphics untuk pemrosesan keseluruhan yang lebih kencang. Kebanyakan kartu grafis baru juga mendukung HEVC, yang bisa membuat format video menjadi lebih baru," ujar Yavercovski.

Di sisi lain, laptop dengan chip grafis semacam ini juga membuat laptopnya bisa dipakai bermain game saat senggang.

Layar


Layar dengan resolusi 1080p saat ini sudah menjadi hal lazim untuk laptop kelas atas (bahkan menengah), jadi resolusi tak lagi jadi masalah. Ukuran layar malah relatif lebih penting, karena semakin besar layar tentu akan semakin nyaman untuk melakukan video editing.

Layar 15 inch atau bahkan 17 inch adalah pilihan tepat untuk melakukan video editing. Namun jika mencari laptop yang lebih mudah dibawa-bawa, mungkin layar 13 inch atau 14 inch bisa jadi pilihan, apalagi sekarang banyak pembuat laptop yang menawarkan layar dengan bezel tipis, membuat layar 14 inch bisa dibenamkan ke bodi laptop yang sekecil 13 inch.

Untuk jenis panel layar, sepertinya panel IPS bisa jadi pilihan karena mempunyai viewing angle yang besar. Aspek penting lainnya adalah dukungan color gamut Adobe RGB atau P3, yang semakin besar akan semakin bagus.

(asj/asj)