Menkominfo Minta Operator Jaga Etika

Persaingan Telekomunikasi Memanas

Menkominfo Minta Operator Jaga Etika

- detikInet
Senin, 05 Mei 2008 11:55 WIB
Bandung - Menkominfo Mohammad Nuh mengingatkan para operator untuk tetap menjaga etikanya dalam berbisnis mengingat pasar telepon kian memanas seiring hadirnya beragam layanan baru yang ditawarkan.

"Kita harap dengan hadirnya layanan baru akan membuat industri terus tumbuh. Tapi, masalah etika tetap harus dijaga karena kita tidak hanya berbisnis sendirian dan tetap perlu interaksi dengan yang lain," kata menteri.

Tidak hanya itu, Nuh juga berharap industri telekomunikasi mampu membentuk pola pikir masyarakat dan membawa transformasi sosial ke arah yang lebih baik. "Percuma kalau bagus tapi nggak ada manfaatnya untuk masyarakat," ujarnya mengingatkan.

Layanan telepon teranyar dihadirkan Mobile-8 Telecom dengan merek dagang Hepi sebagai produk fixed wireless access (FWA). Produk tersebut mengusung tarif telepon Rp 1000 per hari untuk sesama dan Rp 10 per pesan pendek (SMS) untuk lintas operator.

Dengan hadirnya FWA kepunyaan Mobile-8, Indonesia kini memiliki empat operator yang bergelut di sektor telepon nikabel terbatas. Tiga lainnya ialah Telkom, Indosat, dan Bakrie Telecom. Selain FWA, Indonesia juga sudah ramai dengan adanya tujuh operator nirkabel bergerak seluler, yakni Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama, Mobile-8 Telecom, Smart Telecom, Hutchison CP Telecommunication, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, dan Natrindo Telepon Seluler.

Yakinkah operator bakal tetap menjaga etikanya? Coba utarakan pandangan Anda dalam detikINET Forum... (rou/rou)