Apresiasi Konektivitas Digital 2026 oleh Bakti Komdigi dan Detikcom, diselenggarakan untuk memberikan panggung bagi individu, komunitas, hingga institusi yang berperan nyata dalam memperkuat konektivitas dan literasi digital di daerahnya masing-masing.
Dalam malam penganugerahan yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jumat (17/4/2026), BUMDesma Bina Sejahtera Mandiri di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dinobatkan sebagai pemenang BUMDes Inovatif dalam Bisnis Digital.
Pertumbuhan Bisnis
BUMDes memiliki beberapa lini usaha mulai dari simpan pinjam perempuan, pembiayaan untuk alat-alat elektronik, lalu ada produksi es kristal, air galon, supplier bangunan, dan layanan internet desa. Bisnis utama tetap simpan-pinjam perempuan, tetapi pemasukan paling tinggi dari jasa penjualan internet.
Dari pertama kali memulai penjualan dengan modal Rp 100 juta hingga saat ini dengan modal sampai Rp 1,6 miliar. Pada tahun 2025, BUMDes menyetorkan hingga Rp 151 juta ke PADes. Melalui penjualan paket internet, BUMDes dapat mendukung terbentuknya ekosistem digital desa karena saat ini masyarakat lebih mudah mengakses internet.
Sebelumnya terdapat 6 wilayah blank spot dan sekarang sudah bisa mengakses internet. BUMDes bekerja sama dengan aparat desa untuk menyediakan anjungan internet gratis seperti di sekolah, tempat bermain, dan masjid. Sehingga masyarakat sekitar dapat berjualan secara online.
Inovasi Teknologi Digital
BUMDes Bina Sejahtera Mandiri menyediakan usaha untuk mendukung konektivitas internet desa. Menyediakan layanan internet berupa STTH. Layanan penyediaan internet yang dijual lebih murah: 180 rb untuk 10 Mbps, 200 rb untuk 20 Mbps. Pelanggan merupakan masyarakat desa. Di sana ada 11 kampung, dari 1 kecamatan, dayun ada 11 kampung. Mayoritas petani dan berkebun.
Dengan adanya teknologi digital ini, BUMDes bisa melakukan penghematan biaya operasional karena mereka dulu harus ke rumah, sekarang hanya menggunakan platform sosmed, masyarakat lebih mudah mengakses penjual dan pembeli, dan meringankan biaya dan menumbuhkan usaha.
Pemasaran dan Jangkauan Pasar
BUMDes memanfaatkan platform seperti Facebook, grup WA, Instagram, Tiktok, serta platform dari desa untuk memasarkan produk mereka. Dengan memanfaatkan platform tersebut, mereka mencatat peningkatan jumlah pelanggan mulai dari 80 hingga saat ini mencapai 1231 yang merupakan warga dari Kecamatan Dayun. Dengan adanya BUMDes, terdapat peningkatan partisipasi dari masyarakat sekitar. BUMDes juga banyak melakukan kerja sama dengan UMKM dan masyarakat.
Mereka mencatat UMKM yang berada di bawah BUMDes yang sudah berizin dan sertifikasi halal; sudah ada sekitar 80 kelompok. UMKM yang dipasarkan di antaranya adalah UMKM pembuatan batik, semangka, kerupuk, produk makanan dan jajanan.
Simak Video "Video Pemenang Apresiasi Konektivitas Digital Kategori Mitra Sinyal 3T-Pengguna Satria 1"
(fyk/fyk)