×
Ad

Telkom Diminta Konsolidasi Aset Fiber BUMN, Infranexia Berpartner Tahun Depan

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Kamis, 12 Mar 2026 12:46 WIB
Paparan Dirut Telkom Dian Siswarini soal TLKM 30 (Foto: Fitraya Ramadhanny/detikINET)
Jakarta -

Telkom diminta Danantara untuk konsolidasi aset fiber seluruh BUMN. Rencana Infranexia untuk berpartner digeser menjadi tahun 2027.

Hal ini disampaikan Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini di kantor Telkom, Jakarta, Rabu (11/3/2026) malam. Langkah ini kata Dian adalah bagian dari strategi TLKM 30 untuk memperkuat tata kelola perusahaan dan fundamental bisnis di tahun 2026.

"Ada arahan Danantara, ada kajian supaya aset fiber di BUMN lain dikonsolidasikan," kata Dian.

Ketika ditanya apakah aset fiber BUMN lain itu adalah PLN, Dian membenarkan. "Ada dua, satunya itu (PLN) dan ada satu lagi," imbuhnya.

Dian juga menjelaskan terkait dengan strategi TLKM 30 ini, Infranexia masih dengan rencana unlocking value. Caranya adalah dengan menggandeng investor, bisa dari dalam maupun dari luar negeri. Rencana ini kemungkinan baru akan dieksekusi tahun 2027.

"Mencari partner tahun ini bukan menjadi fokus, mungkin tahun depan. Sekarang fokus tahun ini bagaimana Infranexia bisa menjadi perusahaan FiberCo yang mumpuni," jelas Dian.

Dian mengingatkan 4 pilar bisnis utama Telkom sebagai bagian dari TLKM 30. Pilar pertama B2C Business untuk mobile dan fixed broadband dengan Telkomsel, pilar kedua B2B Infrastructure dengan menara, fiber, data center hingga satelit. Pilar ketiga B2B internasional lewat Telin dan pilar keempat B2B IT Services.

Dian mengatakan Danantara meminta Telkom berbenah dan memastikan laporan keuangan sesuai standar terkini. Apalagi Telkom listing di Bursa Efek Indonesia dan New York Stock Exchange sehingga harus patuh dengan regulasi di kedua negara.

"Sebagai compliance atas arahan Danantara, laporan semakin akurat dan transparan. TLKM 30 adalah perbaikan tata kelola dan agar bisa dipercaya kalangan investor," pungkas Dian.



Simak Video "Inovasi Telkom: Bangun BTS Ramah Lingkungan dari Sabang Sampai Merauke!"


(fay/fyk)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork