Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengungkapkan bahwa jaringan telekomunikasi miliknya di wilayah terdampak banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara diklaim telah pulih total.
Hal itu diungkapkan langsung oleh SVP Head of Network Operation IOH Raden Tofan di sela-sela kesiapan jaringan menghadapi lonjakan trafik telekomunikasi di masa Ramadan dan Lebaran 2026.
"Alhamdulillah untuk jaringan di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat itu sudah pulih 100% dari sekitar awal Januari," kata Tofan di Jakarta.
Momen menjelang lonjakan trafik telekomunikasi di Ramadan dan Lebaran ini juga telah diantisipasi oleh Indosat yang tidak hanya di kota tujuan mudik daerah Jawa saja, tapi termasuk di daerah bencana Sumatera.
"Kita bukan hanya di Jawa tapi tersebar di 13 kota tersebar di seluruh Indonesia, ada 8.000 kilometer. Sumatera kita sudah drive test sejak dua tahun lalu, dan tahun ini kita ke Aceh Tamiang. Saya juga pas bencana 3-4 kali ke sana, jadi mereka butuh perhatian kita," tuturnya.
"Dengan kunjungan kami ke sana, kami pastikan jaringan kami aman karena waktu dirut kami ke sana, mereka butuhkan jaringan seluler untuk komunikasi. Jadi, itu merupakan tanggung jawab besar buat kami," ucapnya menambahkan.
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan kesiapan jaringan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi dan data selama periode mudik. Diprediksikan sebanyak 14 juta pelanggan IOH akan mudik di lebaran tahun ini.
Operator seluler ini telah memperkuat dan mengoptimalkan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta 790 Point of Interest (POI) strategis di seluruh Indonesia.
Tofan menambahkan terkait POI pada musik mudik kali ini mengalami penambahan seiring dengan perluasan jangkauan sinyal Indosat melalui pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
"Kita tambah jangkauan POI karena dalam bulan terakhir itu kita bahkan hampir 1.500 site baru sehingga jangkauan lebih luas. Lalu, untuk pemudik yang jalur darat, kita siapkan 77 rute dari tol, non-tol, juga jalur kereta api dengan total 8.000 km," tuturnya.
Simak Video "Video Update Korban Bencana Sumatera: 1.129 Meninggal, 174 Hilang"
(agt/agt)