Menkominfo Ungkap Kondisi Layanan Telekomunikasi Pasca Gunung Semeru Erupsi

Menkominfo Ungkap Kondisi Layanan Telekomunikasi Pasca Gunung Semeru Erupsi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 05 Des 2021 13:11 WIB
Gunung Semeru di wilayah Kabupaten Lumajang, erupsi. Warga sekitar Gunung Semeru berlarian panik berusaha menghindari gumpalan awan
Menkominfo Ungkap Kondisi Layanan Telekomunikasi Pasca Gunung Semeru Erupsi. Foto: Dok. Humas BNPB
Jakarta -

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengungkapkan kondisi layanan telekomunikasi pasca Gunung Semeru erupsi pada Sabtu (4/12).

Berdasarkan informasi yang diterima, sejumlah fiber optik terpotong dan Base Transceiver Station (BTS) down karena tidak adanya listrik.

Berikut kondisi jaringan telekomunikasi di area terdampak Gunung Semeru erupsi:

1. Telkom 2 ruas FO Backhaul terpotong berdampak pada 2 GPON dan 760 ssl Indihome;
2. Isat 9 BTS down karena PLN off;
3. XL 4 BTS down karena PLN off;
4. Smartfren 7 BTS down karena PLN off;
5. Fiberstar link Jember-malang down.
6. Telkomsel dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) sedang diidentifikasi.

"Mitigasi plan masih terkendala karena access block," ujar Menkominfo, Minggu (5/12/2021).

"Sebagaimana biasanya operator seluler akan selalu monitor jaringan telekomunikasi dan segera memperbaiki jaringan yang terganggu. BLU Bakti Kominfo juga sedang mempersiapkan untuk menggerakan personil ke lokasi bencana," tuturnya.

Operator Seluler

Telkomsel mengatakan BTS di sekitar lokasi bencana kena imbasnya. Namun demikian dipastikan layanan telekomunikasi, mulai dari akses internet, SMS, maupun telepon tetap aman.

"Saat ini ada sejumlah BTS di sekitar lokasi bencana yang terdampak. Namun, operasional untuk komunikasi telepon, SMS, dan layanan data masih tetap berjalan lancar dengan dukungan dari BTS lainnya di sekitar Gunung Semeru yang tidak terdampak," ujar Erwien Kusumawan, Manager Corporate Communications Telkomsel Jawa Bali

XL Axiata mengungkapkan ada BTS yang terdampak di wilayah Kabupaten Lumajang diakibatkan tidak teraliri listrik dan akses jalan yang terbatas menuju lokasi.

"Hingga saat ini tim kami di lapangan masih terus berupaya secara maksimal agar operasional BTS tetap terjaga dengan menggunakan genset. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ungkap Group Head Corcom XL Axiata, Tri Wahyuningsih.

Begitu juga Indosat Ooredoo, jaringannya dalam kondisi normal, kecuali BTS yang berada di sekitar lokasi bencana yang mati gegara catuan listrik yang teprutus.

"Tim teknis dalam posisi siap untuk melakukan perbaikan segera setelah aparat terkait memberikan izin kepada kami untuk memasuki lokasi bencana. Tim Mobil Klinik kami juga sedang melakukan persiapan untuk terjun langsung menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak termasuk pelayanan kesehatan gratis untuk membantu pemerintah daerah setempat melakukan penanganan kondisi tanggap darurat sampai tahap pemulihan," kata SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang.

Nada yang sama disampaikan Smartfren. Berikut pernyataan VP Network Operations Smartfren, Agus Rohmat.

"Jaringan Smartfren masih menyala, namun beberapa site terdampak karena jaringan listriknya terputus. Saat ini tim sedang berusaha mengakses site yang terdampak untuk menanganinya," kata Agus.

Deputy Presiden Direktur dan Chief Sales Officer Tri Indonesia, M. Danny Buldansyah menjelaskan bahwa site dan jaringan Tri tidak terdampak dan berjalan normal di area Gunung Semeru, meski demikian tim teknikal lapangan kami terus memantau kondisi terkini pasca erupsi.

"Kami akan selalu memastikan pelanggan dapat mengakses seluruh layanan kami dengan lancar," pungkasnya.

Simak Video 'Kepanikan Warga di Curah Kobokan Saat Ada Hujan Abu Lagi':

[Gambas:Video 20detik]



(agt/agt)