Indosat Ooredoo Tambah Jangkauan 4G/LTE ke 124 Desa Terpencil

Indosat Ooredoo Tambah Jangkauan 4G/LTE ke 124 Desa Terpencil

Khoirul Anam - detikInet
Kamis, 30 Sep 2021 21:43 WIB
BTS Indosat Ooredoo.
Indosat Ooredoo Tambah Jangkauan 4G/LTE ke 124 Desa Terpencil (Foto: dok. Indosat Ooredoo)
Jakarta -

Sejak Agustus lalu Indosat Ooredoo telah menggelar perluasan jangkauan layanan 4G/LTE ke desa-desa terpencil di Indonesia. Perluasan tersebut merupakan bagian dalam penggelaran layanan 4G/LTE di 645 desa terpencil yang akan selesai pada 2022.

Terbaru, mereka telah memperluas jangkauan layanan 4G/LTE di 124 desa terpencil di Kabupaten Mamuju dan Banggai di Sulawesi. Beberapa dari 124 desa terpencil tersebut, antara lain: Desa Pulo Kruet, Tanah Pilih, dan Jadi Mulya di Sumatera Selatan; Desa Sumare dan Taan di Mamuju, Sulawesi Barat; dan Desa Padang, Sinorang, Ondo-Ondolu, dan Maleo Jaya di Banggai, Sulawesi Tengah.

Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo, Arief Musta'in, mengatakan, penambahan site baru 4G/LTE telah dilakukan sejak Agustus lalu dan akan terus menjangkau 645 desa terpencil hingga akhir 2022.

"Melalui perluasan jaringan berkualitas video, yang diperkuat dengan berbagai produk dan layanan yang simpel, transparan, relevan, dan bebas khawatir, kami berharap dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (30/9/2021).

Selain itu dalam memperingati Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke-76, Indosat Ooredoo juga meluncurkan salah satu site 4G/LTE baru di Desa Ondo-Ondolu, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Arief mengucapkan terima kasih atas dukungan pihak-pihak yang telah membantu mewujudkan tambahan jangkauan layanan 4G/LTE Indosat Ooredoo di 124 desa untuk memberdayakan potensi masyarakat pedesaan di desa terpencil di seluruh Indonesia.

"Kehadiran teknologi digital akan membantu masyarakat setempat untuk terhubung dengan belahan dunia lain sehingga meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Kami berharap dengan penambahan jangkauan layanan 4G/LTE, Indonesia semakin terkoneksi, digital, maju, dan siap mengakselerasi transformasi digital di semua sektor," tutup Arief.

Bupati Banggai Amiruddin Tamoreka mengatakan 37 tahun masyarakat Ondo-Ondolu hidup tanpa mendapatkan sentuhan teknologi digital. Oleh karena itu, ia mengapresiasi Indosat Ooredoo karena telah menghadirkan layanan telekomunikasi untuk yang pertama kalinya di wilayah tersebut.

"Dan mulai hari ini, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan telekomunikasi dengan positif dan sebaik-baiknya, agar potensi desa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan seluruh warga. Semoga ini menjadi langkah baik untuk percepatan pemerataan digital di daerah terpencil lain di Indonesia," kata dia.

Untuk diketahui perluasan jaringan 4G/LTE ini bagian dari kolaborasi Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama operator seluler dalam menggelar layanan 4G/LTE menjangkau 3.435 desa terpencil.



Simak Video "Tok! Kominfo Setujui Merger Indosat dan Tri Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/fay)