Corona Mengamuk, Bagaimana Nasib Peluncuran Satelit Satria-1?

Corona Mengamuk, Bagaimana Nasib Peluncuran Satelit Satria-1?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 07 Jul 2021 21:05 WIB
Anang Latif
Dirut Bakti Kominfo Anang Latif. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta -

Pandemi virus Corona (COVID-19) yang masih menghantui, tidak menghalangi peluncuran Satelit Republik Indonesia (Satria) generasi pertama atau Satria-1 untuk menghadirkan akses internet di pelosok Indonesia.

Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan, satelit Satria-1 punya tugas untuk menghadirkan koneksi ke dunia maya di 150 ribu titik layanan publik, meliputi sekolah, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, keamanan, dan lainnya.

Direktur Utama Bakti Anang Latif mengungkapkan belum ada laporan yang signifikan dari pabrikan satelit akibat pandemi terus menggila belakangan ini.

Sebagai informasi, satelit Satria-1 ini diproduksi oleh Thales Alenia Space dan nantinya akan diluncurkan dengan bantuan roket Falcon 9 milik SpaceX dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

Status terkini, Thales Alenia Space sudah mulai merakit satelit Satria-1. Meski pandemi sempat bikin kendala di awal pengadaan satelit pada awal 2020, sejauh ini proses konstruksi terus berlangsung dan tidak mempengaruhi rencana peluncuran.

"Jadi, kami belum ada laporan dari pabrikan terkait keterlambatan dampak dari pandemi," ujar Anang, Rabu (7/7/2021).

Satelit Satria-1 untuk menghadirkan akses internet di 150 ribu titik di pelosok Indonesia.Satelit Satria-1 untuk menghadirkan akses internet di 150 ribu titik di pelosok Indonesia. Foto: Screenshot

Anang menyebutkan bahwa satelit Satria-1 adalah proyek high tech dengan menggunakan komponen lebih dari 90% berasal dari luar negeri, karena sejauh ini Indonesia belum sanggup memenuhi kebutuhan komponen satelit.

Seiring dengan pembuatan satelit tersebut, dilakukan pula pembangunan 11 gateway (stasiun pengendali).

Anang mengungkapkan satelit Satria-1 dijadwalkan meluncur pada pertengahan 2023. Diharapkan pada November di tahun yang sama sudah bisa beroperasi dan dinikmati masyarakat Indonesia.

"Kita sudah memasuki tahapan fisik, tentunya tahapan perencanaan ini harus matang. Ini akan selesai selama 36 bulan ke depan dengan target peluncuran sekitar Juni atau Juli 2023, dinyatakan siap melayani di bulan November 2023," pungkasnya.



Simak Video "Ada SpaceX Milik Elon Musk di Balik Proyek Satelit SATRIA"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)