Solusi Agar Pelaku UMKM Tetap Produktif Saat Pandemi

Solusi Agar Pelaku UMKM Tetap Produktif Saat Pandemi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 14 Agu 2020 12:12 WIB
Pelaku UMKM oleh-oleh/buah tangan/souvenir khas Betawi di kawasan wisata budaya Setu Babakan, Jakarta, terdampak pandemi COVID-19. Meski sepi, mereka tetap bertahan.
Ilustrasi pelaku UMKM. Foto: Istimewa
Jakarta -

Di tengah pandemi Corona saat ini, Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa tetap produktif. Program Kelas Inkubasi Sispreneur bisa jadi solusi untuk mendapatkan cuan.

Kelas Inkubasi Sispreneur merupakan kolaborasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan operator seluler XL Axiata. Adapun program tersebut menyasar 200 pelaku usaha mikro perempuan binaan Kementerian PPPA.

Dalam hal ini, Kementerian PPPA mendapatkan dukungan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan, yaitu Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK), Kapal Perempuan, dan Yayasan Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA).

Dengan Kelas Inkubasi Sispreneur, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, para perempuan pelaku usaha mikro akan mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan bisnis kecil dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Perempuan dan UMKM merupakan pihak-pihak yang paling terdampak secara ekonomi dan sosial selama masa pandemi COVID-19. Karena itu, program kelas inkubasi ini menjadi sangat relevan untuk kami selenggarakan saat ini agar dapat membantu di dua sisi sekaligus, yaitu sisi perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan UMKM yang dikelolanya agar bisa menopang ekonomi keluarga dan menggerakkan ekonomi di lingkungan sekitarnya," tutur Dian Siswarini dalam siaran persnya.

Dian menambahkan, teknologi digital menawarkan kesempatan untuk mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Bagi para perempuan pelaku usaha mikro, teknologi digital akan memungkinkan mereka untuk menembus pasar yang lebih luas, yang hampir mustahil bisa dijangkau jika tidak online.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan operator seluler XL Axiata menghadirkan Kelas Inkubasi Sispreneur merupakan untuk membantu para pelaku UMKM di tengah pandemi Corona.Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan operator seluler XL Axiata menghadirkan Kelas Inkubasi Sispreneur merupakan untuk membantu para pelaku UMKM di tengah pandemi Corona. Foto: XL Axiata

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital sekaligus akan mempermudah mereka melakukan promosi produk/jasa secara lebih massif melalui kolaborasi dengan para penyedia platform e-commerce/marketplace.

Sementara itu, Menteri PPPA Bintang Puspayoga memaparkan usaha mikro merupakan jenis usaha yang dapat bertahan dan mampu menyelamatkan ekonomi, seperti krisis moneter pada 1997-1998, sehingga ia berkeyakinan, UMKM di Indonesia berpotensi untuk kembali menyelamatkan pemulihan ekonomi akibat pandemi yang melanda saat ini dengan memanfaatkan akses teknologi, go-online, dan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui adaptasi dengan teknologi dan pemanfaatan e-commerce, perempuan penggerak pelaku usaha mikro berpotensi menguasai pasar dan terus memperbesar kontribusi ekonomi bagi bangsa. Melalui kesempatan ini, saya perlu mengingatkan bahwa perempuan melek digital adalah sebuah keharusan," ujarnya.

Kelas Inkubasi akan dilaksanakan secara online, menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Ada tiga hal pokok mendasar yang diajarkan.

Pertama, product ready, yaitu membangun pola pikir seorang perempuan pelaku wirausaha (womenpreneur) menyangkut pengembangan usaha secara nyata, baik dari sisi manajemen keuangan, hingga pemilihan produk. Kedua, market ready, yaitu mendidik para perempuan pelaku usaha mikro untuk bisa memastikan kualitas produk sesuai dengan target market yang disasar.

Ketiga, digital and marketplace ready, mengajarkan para perempuan pelaku usaha mikro cara menggunakan channel promosi agar bisa lebih menjual seperti di platform media sosial, serta didukung juga oleh Bukalapak sebagai marketplace yang berkomitmen untuk mendukung kelangsungan bisnis UMKM tanah air, para peserta akan dibimbing dalam berjualan melalui marketplace, serta produk-produk perempuan pelaku usaha mikro yang telah mengikuti program Sispreneur ini akan dipromosikan dan mendapatkan fitur push promotion.

Para peserta Kelas Inkubasi yang merupakan pelaku UMKM yang berdomisili di 4 (empat) provinsi, yaitu Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Barat ini belum terjun di dunia online. Mereka memiliki produk atau jasa antara lain makanan dan kerajinan tangan.

Lalu juga para peserta mendapatkan starter pack/sim card XL Biz secara gratis dengan benefit Paket Data 5 GB, Unlimited Call & SMS ke sesama XL, 30 Menit + 30 SMS ke operator lain, Unlimited WA, Line, free akses Facebook & Instagram sebesar 1 GB, dan Pulsa sebesar Rp 5.000.



Simak Video "Tips Cegah Kejahatan 'Phising' Bagi UMKM di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)