Jurus Smartfren Hadapi Lonjakan Trafik Data Saat Ramadhan 2020

Jurus Smartfren Hadapi Lonjakan Trafik Data Saat Ramadhan 2020

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 27 Apr 2020 07:30 WIB
Operator seluler Smartfren memprediksikan ada kenaikan trafik data pada Ramadhan kali ini, meski disaat bersamaan diterapkannya kerja dari rumah dan PSBB.
Foto: Smartfren
Jakarta -

Smartfren memastikan bahwa kualitas jaringan miliknya tidak akan terganggu pada bulan Ramadhan tahun ini. Apa jurus anak perusahaan Sinar Mas ini?

Operator seluler satu ini memperkirakan pada bulan puasa saat ini akan ada kenaikan trafik data sekitar 10-15%, meskipun di saat bersamaan diterapkannya sistem kerja dari rumah. Lonjakan trafik tersebut yang mulai diantisipasi Smartfren.

Menurut Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations Smartfren, kenaikan trafik pada Ramadhan dan Lebaran tahun ini diprediksi kurang lebih sama dengan Ramadan dan Lebaran tahun lalu.

"Hanya saja jika pelanggan Smartfren tidak melakukan mudik karena pandemi COVID-19, kemungkinan yang terjadi adalah konsentrasi penyebaran pengguna tidak terfokus hanya di beberapa kota tujuan mudik dan kenaikan trafik data mungkin bisa mencapai 20% karena peningkatan pengguna layanan video streaming, musik dan gaming," tutur Munir dalam siaran persnya.

Sebagai antisipasi lonjakan trafik data tersebut, Smartfren telah memastikan kecukupan kapasitas dan kualitas jaringan dengan melakukan pengaturan route trafiic, monitoring intensif dari Network Operation Center (NOC) selama 7x24 jam, dan menyaiagakan tim khusus yang turun ke lapangan apabila terjadi gangguan.

"Hal ini disiapkan demi memastikan kenyamanan pelanggan saat menggunakan layanan internet dari Smartfren," sebut Munir.

Dari segi ketersedian produk, Smartfren pun merilis dua paket unlimited terbarunya, yaitu Paket Unlimited 7GB seharga Rp20 ribu berlaku 7 hari dengan batas pemakaian wajar 1GB/hari dan Paket Unlimited 14GB seharga Rp40 ribu berlaku 14 hari dengan batas pemakaian wajar 1GB/hari.

Disebutkan kedua paket tersebut tersedia dalam voucher fisik dan dapat juga dibeli melalui aplikasi MySmartfren (MySf).



Simak Video "Menkominfo: Operator Seluler Jadi Garda Depan Pencegahan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)