Berpotensi Kanibal Palapa Ring, Ombudsman Tinjau Satria - Halaman 2

Berpotensi Kanibal Palapa Ring, Ombudsman Tinjau Satria

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 19 Mar 2020 15:08 WIB
Palapa Ring
Ombudsman Tinjau Satria (Ilustrasi foto: Rachmatunnisa/detikINET)

Alamsyah berharap dari hasil institutional review dapat diketahui langkah - langkah apa saja yang harus dilakukan pemerintah. Apakah benar Pemerintah membutuhkan kapasitas satelit sebesar itu dan harus dipenuhi melalui pembelian satelit?

"Yang terpenting bagi Ombudsman adalah melihat ketepatan strategi yang dibuat oleh Bakti. Apakah benar kebutuhan Pemerintah hanya dapat tersolusikan dengan memiliki Satria atau dapat terpenuhi dengan mekanisme sewa terbatas? Jika memang Pemerintah harus membeli Satria, kita juga harus tahu bagaimana rencana Bakti memanfaatkan sisa kapasitasnya. Karena kapasitas Satria sangat besar serta cakupannya tidak hanya terbatas di daerah USO. Tujuannya agar anggaran yang dikeluarkan dari dana publik dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien," tutur Alamsyah.

Selain melakukan institutional review terhadap Bakti, Ombudsman juga akan melakukan penguatan pengawasan terhadap industri telekomunikasi melalui penguatan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Caranya dengan mendesak pemerintah untuk menaikkan anggaran BRTI. Selama ini anggaran BRTI hanya Rp 3 miliar pertahun.

"Perangkat dan personil pengawasan di BRTI juga harus ditingkatkan dan itu membutuhkan anggaran yang besar. Ombudsman menginginkan jika terjadi permasalahan di industri telekomunikasi, maka BRTI lah yang harus di depan, bukan polisi. Yang terjadi saat ini polisi di depan BRTI yang menjadi ahlinya. Itu nggak benar. Ombudsman ingin pengawasan di industri telekomunikasi harus dilakukan oleh orang yang benar-benar kompeten," tutup Alamsyah.

(asj/asj)