Senin, 16 Sep 2019 11:47 WIB

Lebih Dalam dengan Teknologi 5G

Anggoro Suryo Jati - detikInet
1 5G Bakal Gantikan 4G?
Halaman 2 dari 2
Foto: Miguel Benitez/Getty Images Foto: Miguel Benitez/Getty Images

Apakah 5G bakal menggantikan 4G? Apakah perlu ponsel baru?
Untuk mengakses 5G tentu dibutuhkan ponsel yang mendukung jaringan terbaru ini. Namun hal ini tak membuat Anda harus buru-buru mengadopsi teknologi terbaru itu. Sebabnya, saat jaringan 5G sudah mulai digulirkan, mungkin jaringannya belum terlalu baik yang membuat jaringan 4G masih tetap lebih kencang dibanding 5G. Ditambah lagi, 5G memang tak dihadirkan untuk menggantikan 4G secara keseluruhan.

GSMA Intelligence melaporkan, pada 2025 mendatang 15% koneksi mobile secara global bakal terjadi lewat jaringan 5G. Pada tahun yang sama, penggunaan 4G LTE bakal menjadi 59%, meningkat dari 43% pada 2018. Jadi, 5G memang tak akan menggantikan LTE, berbeda ketika 4G hadir menggantikan 3G.

Bahkan, ponsel yang hanya bisa mengakses 4G pun bisa saja mendapat tambahan kecepatan saat jaringan 5G mulai digulirkan. Alasannya dua, yaitu dynamic spectrum sharing (DSS) dan carrier aggregation.

DSS diperkirakan akan hadir di Amerika Serikat pada 2020, dan teknologi ini membuat operator bisa menggunakan spektrum yang sama di 4G dan 5G. Jadi, saat orang-orang mulai pindah ke 5G, jalur untuk 4G bakal tetap digunakan untuk perangkat rumah pintar dan pengguna yang belum pindah ke 5G. Keuntungannya, saat semakin banyak orang meninggalkan 4G, maka kapasitas jaringan dan kecepatan di 4G bakal meningkat.

Sementara carrier aggregation membolehkan penggunaan dua spektrum yang berbeda untuk satu pengguna. Dampaknya? Akan terjadi peningkatan besar-besaran dalam hal performa, kapasitas, dan tentunya kecepatan koneksi internetnya.

Secepat apa implementasinya?
Implementasi teknologi ini sepertinya tak bisa terlalu cepat. Amerika Serikat boleh saja sudah mulai menggulirkan jaringan 5G ini di sejumlah area. Namun kehadirannya masih terbatas di area tertentu, dan sisanya masih terbatas pada jaringan 4G.

Bahkan, masih banyak daerah pedesaan dan terpencil yang belum terjamah koneksi internet, apalagi koneksi internet kencang atau koneksi internet mobile. Kehadiran 5G ini malahan bisa memperbesar kesenjangan digital yang sudah ada saat ini.

(asj/fay)