Di Ibu Kota Baru, Telkomsel Sudah Siapkan 5.500 BTS

Di Ibu Kota Baru, Telkomsel Sudah Siapkan 5.500 BTS

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 28 Agu 2019 21:06 WIB
Ilustrasi. Foto: Telkomsel
Jakarta - Usai diumumkannya ibu kota negara Indonesia baru akan berada di Kutai Kartanegera dan Penajam Paser Utara, Telkomsel telah menyiapkan 5.500 Base Transceiver Station (BTS) di Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai pendukung ekosistem digital.

Secara keseluruhan, Kaltim merupakan provinsi di Kalimantan dengan jumlah BTS terbanyak yang digelar oleh Telkomsel. Area perbatasan dengan Malaysia, tepatnya di Kabupaten Mahakam Ulu pun telah 'dipagari' Telkomsel dengan 19 BTS, tiga BTS di antaranya berada di tiga titik perbatasan antara Mahakam Ulu dengan Malaysia.

Khusus untuk calon penerus Jakarta ini, tercatat hingga kini Telkomsel telah menggelar lebih dari 1.140 BTS (67% di antaranya BTS broadband 3G/4G) di Kutai Kartanegara dan lebih dari 220 BTS (68% di antaranya BTS broadband 3G/4G) di Penajam Paser Utara.




Dari sisi jaringan 4G Telkomsel sendiri sudah menjangkau 91% populasi Kutai Kartanegara dan 93% populasi Penajam Paser Utara. Teknologi 4G yang kini sudah berkembang menjadi 4.9G juga mendapat perhatian Telkomsel melalui pengadaan BTS 4.9G Massive MiMo yang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur, sejak 2018.

Ketersediaan jaringan Telkomsel di dua kawasan tersebut berkontribusi terhadap penetrasi pelanggan pengguna smartphone sebanyak 70% di Kutai Kartanegara dan 66% di Penajam Paser Utara. Jaringan yang memadai didukung dengan ketersediaan 4 gerai GraPARI di Kutai Kartanegara dan 1 gerai GraPARI di Penajam Paser Utara untuk melayani kebutuhan pelanggan Telkomsel.

"Telkomsel senantiasa berupaya mendorong pertumbuhan ekosistem digital di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara serta Kalimantan Timur secara keseluruhan," ujar Emma dikutip dari siaran persnya, Rabu (28/8/2019).

Selain membangun infrastruktur jaringan, operator yang identik warna merah ini juga berupaya mengakselerasikan ekosistem digital di Kaltim dengan berbagai program, di mana hal tersebut bisa berdampak positif bagi masyarakat di sana.




Salah satunya dengan mengakselerasi literasi digital melalui program Internet Baik untuk membantu warga sekitar jadi SDM unggul dan bijak memanfaatkan internet. Lalu, The NextDev dan Yout Digital sebagai 'senjata' mengembangkan talenta digital. Lebih jauh lagi, Telkomsel pun turut mewujudkan smart city di Kaltim berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat dalam mewujudkan aplikasi layanan masyarakat.

"Berbekal infrastruktur dan solusi berbasis digital dengan keterandalan yang tinggi, Telkomsel berkomitmen terus bergerak maju dalam mengakselerasikan persiapan Kalimantan Timur, khususnya di Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara menjadi ibu kota baru Indonesia yang mengedepankan pemanfaatan teknologi digital," pungkasnya.

Simak Video "Dirut Telkomsel: 2 Karyawan Meninggal, 8 Lainnya Positif COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/krs)