Kamis, 03 Jan 2019 13:25 WIB

Natal dan Tahun Baru, Orang Indonesia Kian Getol Internetan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Orang Indonesia kian getol internetan di periode Natal dan Tahun Baru lalu. (Foto: Pertiwi/detikTravel) Orang Indonesia kian getol internetan di periode Natal dan Tahun Baru lalu. (Foto: Pertiwi/detikTravel)
Jakarta - Tiga operator seluler besar Indonesia telah melaporkan trafik telekomunikasi saat menghadapi Natal dan Tahun Baru 2019 lalu. Hasilnya, melewati periode libur panjang itu masyarakat kian getol menggunakan layanan data atau internet.

Telkomsel mencatat pada momen tersebut trafik layanan data atau payload sebesar 17,2 Petabyte atau meningkat 21,3% dibandingkan rata-rata payload di hari normal pada tahun 2018. Sedangkan dibandingkan tahun sebelumnya, meroket sampai 61,7%.

Jaringan Indosat Ooredoo juga menemukan bahwa para pelanggannya menghabiskan malam pergantian tahun baru dengan menggunakan internet. Trafik layanan data Indosat Ooredoo meningkat 6.730 Terabytes atau melonjak 11,4% dibandingkan trafik regular dan menanjak 71,7% jika dibandingkan malam pergantian tahun 2017.




Begitu juga yang dirasakan oleh XL Axiata (XL). Operator seluler yang identik warna biru ini mencatat kenaikan trafik penggunaan layanan data terhitung 23 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, secara rata-rata kenaikannya 83% dari hari normal.

Sementara itu, layanan suara atau telepon yang menjadi primadona sebelum era internet hadir, kian ditinggalkan oleh pelanggan seluler. Begitu juga trafik pada layanan SMS yang dilayani oleh para operator seluler ini.

Untuk layanan suara dan SMS dibandingkan dengan trafik normal, Telkomsel hanya melihat trafiknya meningkat 1,1% menjadi 1,3 miliar menit dan SMS naik 13,1% menjadi 605,3 juta SMS.


Natal dan Tahun Baru: Orang Indonesia Malas Telepon Tapi Hobi InternetanFoto: Telkomsel


"Kami juga sudah memprediksi perilaku pelanggan dalam menggunakan layanan, di mana layanan data masih mendominasi dibanding layanan suara dan SMS. Meskipun demikian, di pergantian tahun ini layanan SMS dan suara pun mengalami kenaikan dibanding hari biasa," ujar GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin dalam keterangan tertulisnya kepada detikINET, Kamis (3/1/2018).

Tren serupa juga dialami oleh Indosat Ooredoo. Operator anak perusahaan Ooredoo ini mengatakan trafik layanan SMS mengalami peningkatan 22,5% dibanding trafik reguler hari biasa. Berbeda dengan tren komunikasi data dan SMS, untuk trafik layanan suara mengalami penurunan sebesar 16,2% dibanding trafik reguler hari biasa.

Kendati mengalami lonjakan trafik telekomunikasi saat Natal dan tahun baru, ketiga operator tersebut mengklaim bahwa mereka telah berhasil mengawal layanannya dengan baik kepada pelanggan.

Dari lonjakan trafik layanan data tersebut aplikasi pesan instan, media sosial, game, sampai kebutuhan streaming menjadi penyumbang terbesar.




XL menuturkan pada malam Natal, dari jenis layanan, selain instant messanging, layanan lainnya yang mengalami kenaikan penggunaan secara signifikan dibandingkan hari-hari biasa adalah SNS (Social Networking Service) naik 125% dan Gaming naik 122%. Kenaikan trafik dari jenis-jenis layanan ini bisa terjadi karena aplikasi tersebut banyak digunakan untuk mengucapan Natal dan tahun baru.

Sedangkan Telkomsel, kontribusi tertinggi penggunaan layanan data secara umum berasal dari pelanggan yang menyaksikan film atau video secara streaming yang mencapai 33,4%. Pelanggan juga memanfaatkan layanan data untuk aktivitas di media sosial dengan kontribusi sebesar 32,5%.

Sementara itu, komunikasi berbasis teks serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan memberikan andil sekitar 17,0% terhadap penggunaan layanan data.


(agt/krs)