Sabtu, 06 Okt 2018 23:40 WIB

Sejumlah Situs Lokal Sempat Down, Berikut Penjelasan IDC

Kris Fathoni W - detikInet
Ilustrasi rak server (Foto: Dean Mouhtaropoulos/Getty Images) Ilustrasi rak server (Foto: Dean Mouhtaropoulos/Getty Images)
Jakarta - Adanya gangguan pada data center milik Internetindo Data Centra (IDC) membuat sejumlah situs web besar dan portal berita di Indonesia, termasuk detik.com, sempat down pada hari Sabtu (6/10/2018) ini.

Saat dihubungi detikINET, Sabtu (6/10) malam WIB, Johar Alam Rangkuti selaku pendiri dan chairman IDC Indonesia mengonfirmasi adanya masalah pada data center mereka yang berlokasi di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurut Johar, hari ini IDC telah mengagendakan upgrade listrik PLN untuk menambah kapasitas daya dari 2 megawatt menjadi 2,7 megawatt. Upgrade itu terjadwal mulai pukul 10.00 WIB dengan estimasi pengerjaan 6-8 jam.

Selama proses berlangsung, daya dialihkan ke dua genset dengan daya total 2 megawatt. Untuk mengantisipasi IDC juga menyewa satu genset lain sebesar 1 megawatt. "(listrik) sudah mulai dipadamkan sekitar jam 9-10 pagi. Backup kita menyala normal," ucapnya.

Setelah beberapa jam proses tersebut berjalan, genset mengalami masalah teknis pada pukul 14.00 WIB. Daya lantas sempat beralih ke UPS selama 20 menit sebelum akhirnya mati secara keseluruhan.



"Bukan rusak karena kalau rusak kan dari awal dia nggak nyala. Ini memang masalah setelah berjalan sekitar 5 jam, gensetnya trouble. Setelah genset mati, ada jeda data center tidak mati karena kita ada UPS. Setelah 20 menit UPS menyala, lama-lama baterainya habis. Genset belum menyala maka terjadi shutdown. Kurang lebih sekitar 14.20 WIB mati total," ujarnya.

"Yang tadi itu masalahnya karena teknis di gensetnya, genset yang kita sewa pun tidak bisa dimasukkan. Genset itu kan harus sinkron. Bukan karena daya tapi karena ada masalah pada genset yang tidak memungkinkan genset bisa masuk-lah gitu, karena ada masalah teknis satu unit genset."

"Genset ini 'saling ngobrol', jadi tidak bisa sinkron. Karena yang satu tidak bisa sinkron, yang sebelahnya tidak bisa mengambil alih dayanya," tuturnya.

Menjelang pukul 18.00 WIB, listrik dari PLN kembali bisa dipakai. Tapi itu tak serta-merta membuat situs-situs dan portal klien IDC bisa langsung pulih layanannya.

"Masing-masing rak punya masing-masing klien, jadinya begitu listrik sudah menyala kliennya yang menghidupkan masing-masing perangkatnya sampai keadaannya normal," ujar Johar.

"Nah itu ada yang cuma butuh waktu 5 menit karena dia cuma punya satu server, ada yang butuh waktu sampai 20-30 menit sampai 1 jam karena punya 50 server, di mana dia butuh nyalain servernya satu-satu supaya normal," katanya.

Johar menyebut bahwa sebagian besar klien sudah bisa menghidupkan servernya kembali. IDC pun meminta maaf atas masalah yang terjadi hari ini, dan menyebut insiden tersebut merupakan sesuatu yang amat di luar dugaan.

"Upgrade listrik sudah beberapa kali (tapi) kali ini ada masalah di genset," ucap Johar.

"Hal yang tadi itu, yang memang tidak terduga adalah ada masalah di genset yang tidak pada umumnya. Jadi bukan masalah yang biasa (seperti) 'kehabisan bensin nih' atau 'bebannya terlalu tinggi'. Nggak, bukan masalah itu."

"Sebelumnya upgrade PLN nggak pernah ada kendala. Ya itu, kalau tidak ada kendala ya tidak ada yang tahu, tidak jadi berita juga. Ini di luar dugaan," katanya.


(krs/ash)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed