BERITA TERBARU
Jumat, 02 Feb 2018 15:33 WIB

Pendapatan Kotor XL Tembus Rp 22,9 Triliun Berkat Jualan Data

Agus Tri Haryanto - detikInet
CE XL Dian SIswarini (kanan). Foto: Agus Tri Haryanto/inet CE XL Dian SIswarini (kanan). Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - XL Axiata mengumumkan pencapaian kinerja sepanjang 2017 di mana sang operator mencatat pendapatan kotor sebesar Rp 22,9 triliun, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan terakhir pada kuartal kuartal keempat 2017, saat ini jumlah pelanggan XL mencapai 53,5 juta pelanggan, naik 15% YoY. Total pelanggan tersebut dengan komposisi 52,8 juta pelanggan prabayar dan 700 ribu pelanggan pascabayar.

Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini mengklaim pencapaian sepanjang 2017 ini menunjukkan transformasi bisnis yang diusung oleh XL sejak 2015, berjalan sukses. Bukti keberhasilan tersebut dapat dilihat dari angka pelanggan data yang terus menanjak.

"Salah satu indikatornya adalah pendapatan bisnis layanan data yang semakin besar memberikan kontribusi bagi pendapatan perusahaan, yang saat ini mencapai 69% dari tahun sebelumnya sebesar 48%," ujar Dian di kantornya, Jumat (2/2/2018).

Tercatat sebanyak 72% dari total pelanggan atau sebanyak 38,3 juta pelanggan telah menggunakan smartphone. XL menyebutkan bahwa angka tersebut meningkat 32% dari capaian tahun lalu seiring engan terus semakin baiknya kualitas layanan data dan pembangunan jaringan data.

Hingga akhir tahun 2017, jumlah pelanggan yang aktif mengkonsumsi layanan data juga telah mencapai 73%. Dengan terus tumbuhnya pelanggan data turut mendongkrak kenaikan trafik layanan data hingga dua kali lipat, mengalami peningkatan sebesar 148% YoY.

Earnings Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) dalam periode satu tahun sampai akhir 2017, EBITDA mengalami peningkatan sebesar 3% YoY menjadi Rp 8,3 triliun karena adanya pertumbuhan pendapatan.

Pencapaian kinerja positif pada tahun kemarin tak terlepas dari implementasi agenda transformasi (3R), Revamp (mengubah), Rise (meningkatkan), dan Reinvent (menemukan kembali) yang menunjukkan keberhasilannya sejak dicanangkan pada 2015.

Selain itu juga, strategi Dual Brand juga turut menjadi faktor pendukungnya. Brand XL dan Axis berhasil menawarkan produk layanan data yang sesuai masing-masing segmen.

Begitu juga ketersedian layanan internet cepat dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang dilakukan oleh XL. Jaringan layanan 4G LTE XL telah menjangkau 360 kota/kabupaten di berbagai wilayah Indonesia dengan ditopang sekitar 17 ribu BTS 4G dan 46 ribu BTS 3G. Sementara itu, secara total XL mempunyai 101 ribu BTS. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed