Kamis, 09 Nov 2017 14:08 WIB

Usai Lelang, Kominfo Siap Refarming 2,1 GHz

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Rachman Haryanto/detikcom Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - Proses lelang 2,1 GHz dan 2,3 GHz sudah rampung, pemenangnya pun telah diumumkan. Lantas apa yang akan dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selanjutnya?

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo Ismail usai lelang mengatakan, frekuensi 2,3 GHz sudah bisa digunakan Telkomsel yang menjadi pemenangnya. Karena, operator yang identik berwarna merah itu telah membayar dan menerima lisensinya. Kondisi berbeda terjadi pada 2,1 GHz yang akan ada proses lanjutan.

"Akan ada refarming, jadi mengatur ulang posisi penggunaan frekuensi itu agar setiap perusahaan operator seluler itu memiliki band frekuensi yang kontinu," ujar Ismail saat ditemui usai menyampaikan keynote di Seminar Mendorong Inovasi Untuk Meningkatkan Daya Saing Indonesia yang digelar Qualcomm, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Saat ini pihaknya tengah melakukan kerja sama dengan operator terkait proses refarming. Ismail berharap, refarming segera dilakukan sehingga dapat rampung sesuai jangka waktu yang sepakati.

"Dijadwalkan maksimum enam bulan. Tapi kalau bisa lebih cepat lebih baik. Kami ingin frekuensi ini bisa cepat dirasakan masyarakat," tutur Ismail.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya refarming akan membuat operator lebih leluasa membangun infrastrukturnya, sehingga kualitasnya akan meningkat.

Usai Lelang, Kominfo Siap Refarming 2,1 GHzDirjen SDPPI Kominfo Ismail (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)


"Tujuan kita kemarin lelang itu untuk mengatasi terjadinya congess di kota-kota besar. Semoga dengan adanya frekuensi baru di 2,1 dan 2,3 GHz, mobile broadband kita makin berkualitas," sebutnya.

Seperti diketahui, Kominfo telah menggelar seleksi pengguna pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz. Seleksi 2,1 dimenangkan oleh Tri dan Indosat Ooredoo yang masing-masing mendapatkan blok kosong selebar 5 MHz. Sedangkan seleksi 2,3 GHz dimenangkan oleh Telkomsel yang mendapatkan tambahan spektrum selebar 30 MHz.

Saksikan video 20detik tentang refarming frekuensi 2,1 GHz di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Menteri Kominfo Rudiantara dalam setiap kesempatan mengatakan, adanya lelang frekuensi di 2,1 dan 2,3 GHz adalah untuk mengatasi permasalahan kepadatan kapasitas layanan operator seluler di kota-kota besar Indonesia. Dengan tambahan spektrum ini, kapasitas operator yang dinilai 'tercekik' dapat bernafas lagi.

"Artinya, kita beri kesempatan kepada operator yang punya permasalahan congest. Silakan mereka ikut tapi mereka hanya boleh menang satu blok karena kita ingin menyelesaikan permasalahan keseluruhan," pungkasnya. (rns/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed