Rabu, 25 Okt 2017 18:51 WIB

Pemenang Lelang Frekuensi 2,1 GHz Diumumkan 7 November

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Andika/detikcom Foto: Andika/detikcom
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menargetkan lelang frekuensi di pita frekuensi 2,1 GHz dapat selesai secara keseluruhan pada 7 November 2017. Sementara, blok kosong selebar 30 MHz di frekuensi 2,3 GHz telah dimenangkan Telkomsel.

Seleksi pengguna frekuensi 2,1 GHz, sesuai ketentuan dalam dokumen seleksi disebutkan bahwa penyerahan dokumen permohonan di frekuensi tersebut dilakukan lima hari kerja setelah diumumkannya pemenang frekuensi 2,3 GHz.

Pengumuman Telkomsel sebagai pemenang lelang 2,3 GHz sendiri terjadi pada Selasa (17/10/2017) lalu, kemudian ditetapkan Menkominfo pada Jumat (20/10/2017) setelah melalui masa sanggah.

"Tunggu sampai proses lagi karena ada pemasukan penawaran, itu minggu depan. Mudahan-mudahan sekitar tanggal 7 November, kita sudah tahu siapa pemenangnya sampai keputusannya diberikan," ujar Rudiantara di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Lebih lanjut, Rudiantara mengatakan 7 November adalah target batas akhir menyelesaikan proses lelang frekuensi di 2,1 GHz. "Artinya, saya sudah mengeluarkan Keputusan Menteri tentang siapa mendapatkan alokasi frekuensi di 2,1 GHz," tambahnya.

Pemenang Lelang Frekuensi 2,1 GHz Diumumkan 7 NovemberMenkominfo Rudiantara (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET)


Proses lelang frekuensi sendiri dilaksanakan Kominfo usai mengeluarkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2017 tentang Tata Cara Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2,3 GHz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.

Objek yang diseleksi, yaitu dua blok masing-masing lebar pita 5 MHz pada rentang 1970-1975 berpasangan dengan 2160-2165 MHz (blok 11) dan rentang 1975-1980 MHz berpasangan dengan 2165-2170 MHz (blok 12).

Sementara itu, untuk objek seleksi di 2,3 GHz ada 1 blok dengan lebar pita 30 MHz moda TDD yang berada pada rentang 2300-2330 MHz, di mana Telkomsel keluar sebagai pemenangnya usai menawarkan sebesar Rp 1,007 triliun.

"Pemerintah melakukan seleksi, tujuannya untuk meningkatkan layanan kualitas seluler di kota-kota besar," kata pria yang akrab disapa Chief RA ini.

Setelah diketahui siapa pemenang lelang frekuensi di 2,1 GHz, Kominfo akan melanjutkannya dengan penataan blok frekuensi atau reframing. Hal ini pernah terjadi saat menata ulang blok frekuensi operator di frekuensi 1.800 MHz.

"Saya juga harus cepat karena nanti kita harus ada proses refarming," sebutnya. (rns/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed