Rabu, 18 Okt 2017 12:50 WIB

Usai Lepas 2,3 GHz Rp 1 Triliun, Kominfo Cari 'Penghuni' 2,1 GHz

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi (Foto: Rachman Haryanto/detikcom) Ilustrasi (Foto: Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Usai pengumuman lelang frekuensi 2,3 GHz, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengebut proses lelang pita frekuensi 2,1 GHz. Ada dua blok kosong dengan lebar masing-masing 5 MHz disediakan.

"Lelang frekuensi 2,1 GHz dilakukan setelah pengumuman pemenang 2,3 GHz," ujar Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Kominfo Ismail ditemui di Jakarta.

Menjawab pertanyaan mengapa mendahulukan lelang di frekuensi 2,3 GHz ketimbang frekuensi 2,1 GHz, Ismail mengatakan pihaknya memiliki perhitungan tersendiri sehingga melakukan kebijakan tersebut.

Seperti diketahui, lelang frekuensi 2,3 GHz sudah diketahui pemenangnya yakni Telkomsel yang berhasil menyisihkan Hutchison 3 Indonesia (Tri), Indosat Ooredoo, XL Axiata, dan Smart Telecom. Untuk menguasai 30 MHz di 2,3 GHz, Telkomsel menawar dengan mahar sebesar Rp 1 triliun.

Setelah itu, Kominfo melelang frekuensi 2,1 GHz, sesuai ketentuan dalam dokumen seleksi yang menyebutkan, penyerahan dokumen permohonan untuk pita frekuensi 2,1 GHz dilakukan lima hari kerja setelah diumumkan hasil seleksi frekuensi 2,3 GHz.

Penyerahan dokumen permohonan untuk ikut lelang frekuensi 2,1 GHz dilakukan pada Selasa (24/10/2017) pukul 09.00-11.00 WIB. Sedangkan pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi untuk frekuensi 2,1 GHz akan dilaksanakan di hari yang sama, tepatnya pukul 13.00-15.00 WIB.

Seiring dengan diumumkan pemenang lelang frekuensi 2,3 GHz, itu artinya Telkomsel tidak bisa mengikuti lelang 2,1 GHz, sesuai aturan lelang 2,1 GHz dan 2,3 GHz yang digelar oleh Kominfo.

Kominfo menyebutkan, operator yang dapat mengikutinya adalah para penyelenggara telekomunikasi yang telah memiliki izin penyelenggara bergerak seluler. Seleksi ini menggunakan metode sistem gugur pada tahap evaluasi administrasi, metode sistem penawaran harga pada tahapan lelang harga, dan metode sistem penilaian pada tahapan evaluasi teknis (jika diperlukan).

"Peserta seleksi sebagaimana dimaksud hanya dapat memenangkan 1 (satu) blok objek seleksi pada pita frekuensi radio 2,1 GHz atau pita frekuensi radio 2,3 GHz," ujar Kominfo. (rns/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed