Selasa, 05 Sep 2017 16:58 WIB

Satelit Telkom 1 Mati

3.916 ATM Masih Offline, Telkom Kerahkan 2.195 Teknisi Andalan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi ATM offline (Infografis: Andhika Akbarayansyah/detikcom) Ilustrasi ATM offline (Infografis: Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta - Telkom mengerahkan 2.195 teknisi andalannya ke seluruh Indonesia, khususnya untuk memulihkan 3.916 ATM yang masih offline karena gangguan satelit Telkom 1.

Dengan kecepatan pemulihan 1.200 site per hari, Telkom optimistis para teknisi andalannya itu dapat memulihkan layanan sebelum 10 September 2017.

Hingga saat ini, Telkom telah memulihkan 71% atau 10.654 site dari total 15.019 site yang mengalami gangguan. Sedangkan sisanya masih dikebut agar dapat memulihkan layanan segera mungkin.

"Jumlah personil yang terlibat secara nasional itu ada engineer 466 orang dan teknisi di lapangan 1.729 orang sehingga total ada 2.195 orang," ujar Direktur Utama Alex J. Sinaga di Grha Telkom, Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Secara rinci, 15.019 site yang terganggu itu diantaranya 11.574 ATM dan 3.445 merupakan non ATM. Sementara 10.654 site yang telah normal pada hari ini, detailnya 7.658 ATM. Itu artinya masih ada 3.916 ATM yang masih offline.

"ATM yang telah ter-cover 66% dan non ATM ada 2.996 atau 87% dari total site non ATM," sebut Alex.

Dalam situasi saat ini, Telkom memanfaatkan crisis center yang terletak di lantai 2 Graha Merah Putih, Gatot Subroto, Jakarta.

Crisis center ini dimanfaatkan untuk pemantauan langsung perkembangan pemulihan di sembilan lokasi, di antaranya di Stasiun Pengendali Utama (SPU) Satelit Cibinong, Ground Station Master Control di Bogor dan 7 Kantor Telkom Regional.

"Operasionalnya 7 x 24 jam sejak 26 Agustus. Secara harian, setiap pagi jam 08.00 WIB dilakukan briefing yang dipimpin oleh Chief of Operation. Kemudian jam 14.00 WIB, itu setengah progress untuk review yang dipimpin Chief of Command," beber Alex.

"Jam 19.00 WIB itu sudah full day progress yang sudah masuk ke level steering committee. Itu dipimpin oleh saya sendiri. Lalu, closing jam 23.00 WIB itu dipimpin oleh Chief of Operation," tambahnya.

Dengan jumlah personil yang sampai 2.195 personil dari berbagai daerah Indonesia, Telkom optimistis dapat memulihkan layanan sepenuhnya pada 10 September 2017. (rns/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed