XL Jual 2.500 Menara Rp 3,6 Triliun ke Protelindo

XL Jual 2.500 Menara Rp 3,6 Triliun ke Protelindo

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Selasa, 29 Mar 2016 11:01 WIB
Direktur Finance XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin (Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II)
Jakarta - Operator seluler XL Axiata sepakat untuk melepas salah satu aset berharganya kepada PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) melalui transaksi penjualan 2.500 menara senilai Rp 3,568 triliun dalam bentuk uang tunai seluruhnya.

"Alhamdulillah kemarin kami sudah tandatangan dengan Protelindo senilai Rp 3,6 triliun," kata Direktur Finance XL Axiata Mohamed Adlan bin Ahmad Tajudin di Menara Prima, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Baik XL maupun Protelindo telah menandatangani perjanjian pembelian aset (Asset Purchase Agreement/APA) pada 28 Maret 2016. Penutupan transaksi penjualan 2.500 menara ini akan dilakukan sebelum 30 Juni 2016.

Dalam transaksi ini, XL menggunakan Merrill Lynch sebagai penasihat keuangan eksklusif operator itu. Sementara Macquarie Capital bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif untuk Protelindo atas transaksi ini.

Seperti diketahui, Protelindo akhirnya dinyatakan sebagai pemenang tender dari tujuh perusahaan yang berminat untuk membeli 2.500 menara XL.

"Untuk ikut tender ini para bidder harus membeli dokumen seharga Rp 1,25 miliar. Kemarin ada tujuh yang ikut tender, tapi hanya Protelindo yang berani menawar dengan harga tertinggi," kata Adlan.

Bersamaan dengan penandatanganan Perjanjian Pembelian Aset, XL dan Protelindo juga menandatangani Perjanjian Induk Sewa Menara dimana XL telah setuju untuk menyewa kembali 2.432 menara dari Protelindo untuk jangka waktu 10 tahun.

XL juga mendapatkan persyaratan sewa yang kompetitif sebagai penyewa utama yang memberikan manfaat bagi XL berupa penghematan atas belanja modal dan biaya operasional perusahaan.

Mengenai transaksi ini, Presiden Direktur XL Dian Siswarini mengatakan, penjualan atas 2.500 menara ini kepada Protelindo merupakan kelanjutan strategi penggunaan aset perusahaan dan memberikan XL tambahan fleksibilitas untuk memaksimalkan posisi kompetitif XL guna mendukung strategi 3R.

"XL akan menggunakan dana hasil penjualan untuk mengoptimalkan neraca keuangan. XL memiliki hubungan baik dengan Protelindo dan sangat menghargai kesempatan untuk bermitra dengan Protelindo secara jangka panjang," ujarnya.

"Transaksi ini juga menunjukkan kekuatan dan disiplin XL dalam melakukan transaksi strategis dan merupakan salah satu dari beberapa transaksi penting yang berhasil dilakukan dalam kurun waktu dua tahun terakhir," papar Dian lebih lanjut.

Hal ini dikuatkan oleh Aming Santoso selaku Direktur Utama Protelindo. Menurutnya, transaksi ini merupakan kemenangan bersama bagi kedua perusahaan.

Protelindo, katanya, dapat menggunakan kemampuan neraca keuangannya untuk melakukan pembelian menara, di lain pihak XL dapat memonetisasi towernya dengan harga terbaik.

"Dengan penambahan 2.500 menara, jumlah menara kami akan meningkat menjadi hampir 15.000 sementara kami bisa menekan tingkat hutang pada level rendah," kata Aming.

"Selama beberapa tahun ini XL telah menjadi mitra terpercaya, dan transaksi ini diharapkan memperkuat hubungan kerjasama yang sudah dibina," pungkasnya.

(rou/ash)