Selasa, 31 Jul 2012 17:04 WIB

Indosat Masih Galau Putuskan StarOne

- detikInet
StarOne Indosat StarOne Indosat
Jakarta - PT Indosat Tbk mengaku galau dan belum bisa memutuskan nasib StarOne, unit bisnis fixed wireless access (FWA) berbasis teknologi code division multiple access (CDMA). Pembenahan StarOne juga tidak menjadi program prioritas dari seluruh opsi yang ada.

"StarOne masih galau," kata Direktur Utama Indosat Harry Sasongko di kantor pusat PT Indosat, Jakarta, Selasa (31/7/2012).

Ia mengatakan, segala opsi terhadap StarOne baik spin-off atau pembenahan sudah dan masih dipikirkan manajemen ISAT. Namun hingga kini belum ada keputusan mengenai masa depan layanan CDMA ini.

"Masih dalam pengkajian dan pertimbangan. Tidak mudah untuk jual dan menggabung karena itu terkait frekuensi. Ini harus dikomunikasikan dengan Kominfo," paparnya.

Perseroan tercatat masih mengakumulasi rugi bersih Rp 131,8 miliar pada semester I-2012, padahal dari periode sebelumnya perusahaan menghasilkan laba Rp 724,5 miliar.

Pendapatan perseroan per Juni 2012 mencapai Rp 10,377 triliun naik tipis 3,3% dari periode sebelumnya. Pendapatan selular naik 3,7% karena terjadi kenaikan basis pelanggan sekitar 7,6%. Pendapatan sewa tower memberi kontribusi Rp 229,3 miliar.

Sedangkan pendapatan data tetap meningkat 14,2% dengan sumbangan utamanya pada layanan non-IP. Pendapatan telepon tetap turun 22,9% dibandingkan periode sebelumnya, karena berkurangnya kontribusi sambungan langsung internasional (SLI).



(wep/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed