Aturan Main SMS Premium Bakal Diperketat

Aturan Main SMS Premium Bakal Diperketat

- detikInet
Selasa, 08 Nov 2011 12:09 WIB
Jakarta - Industri layanan SMS premium Indonesia tengah 'ditidurkan'. Sebelum dibangunkan kembali, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) ingin memastikan bahwa aturan main SMS premium diubah. Yang pasti harus diperketat!

Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gatot S. Dewa Broto, menilai bahwa saat ini payung hukum yang menaungi layanan SMS premium yakni Permen nomor 1 tahun 2009 masih memiliki celah.

Sehingga ketika diterapkan kepada industri penyelenggara pesan jasa premium, banyak pemain yang coba mengakalinya.

"Contohnya adalah di mekanisme perijinan, sekarang di BRTI terdaftar ada 200-an CP, tapi di lapangan bisa saja ada operator yang bekerja sama dengan 400 CP," kata Gatot kepada detikINET.

Untuk itu, langkah revisi Permen nomor 1 tahun 2009 yang saat ini masih digodok diharapkan dapat menambal celah-celah tersebut untuk menjadi lebih baik lagi.

"Nantinya kita akan lebih ketat di ranah perijinan. Termasuk syarat dan sanksinya. Soalnya selama ini seakan-akan tidak ada sanksi hukum dan faktanya juga banyak yang dilanggar," lanjut Gatot.

Hal lain yang juga disoroti adalah terkait hak dan kewajiban antara operator dan CP yang harus diperjelas. Poin ini penting agar jika nantinya ada masalah, operator dan CP tidak saling menyalahkan.

"Sampai saat ini revisi tersebut masih berlangsung. Ditargetkan dalam jangka waktu satu bulan sudah selesai dan disahkan untuk menjadi payung hukum yang baru," Gatot menandaskan.


(ash/rns)