Sabtu, 08 Jun 2019 17:31 WIB

Dibandingkan Negara Lain, Kecepatan Internet Indonesia Masih Kalem

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Belum lama ini, OpenSignal kembali merilis laporan koneksi 4G secara global. Dibandingkan dengan negara lain, kecepatan internet Indonesia masih belum lebih baik.

Pada Februari 2019, Indonesia ada di posisi ke-74 dari 77 negara dengan kecepatan internet download paling tinggi 18,5 Mbps dan paling rendah 5,7 Mbps. Sedangkan per Mei ini, Indonesia berada di peringkat 73 dari 87 negara dengan kecepatan 6,9 Mbps.



Seperti sebelumnya, pengalaman berinternet di Indonesia masih lebih baik dari negara tetangga, seperti Thailand, Kamboja, maupun India hingga Bangladesh. Tetapi, Indonesia harus bertekuk lutut jika disandingkan dengan Singapura, Filipina, Vietnam, atau Myanmar.

Di Dunia, Kecepatan Internet Indonesia Masih KalemKecepatan internet download berbagai negara di dunia. Foto: OpenSignal


Tapi kalau berbicara ketersediaan 4G, Indonesia bisa membusungkan dada. Menurut Opensignal, Indonesia memiliki ketersediaan jaringan generasi keempat itu mencapai 83,5% mengungguli Prancis, Malaysia, Italia, Turki, Jerman maupun Filipina.

Secara keseluruhan, Opensignal menyebutkan pengalaman kecepatan internet download Indonesia 6,9 Mbps, kecepatan upload 3,1 Mbps, latensi 64,6 ms, ketersediaan 4G 83,5%, dan pengalaman video dengan perolehan skor 46,7.

OpenSignal juga mengungkapkan ketersedian jaringan 4G di sejumlah negara.OpenSignal juga mengungkapkan ketersedian jaringan 4G di sejumlah negara. Foto: OpenSignal


Adapun bila ditarik totalnya dalam laporan OpenSignal per Mei ini, Korea Selatan masih jadi jawara soal koneksi internet terbaik hingga 52,4 Mbps. Begitu juga mengenai ketersediaan 4G di Negeri Gingseng ini mencapai 97,5% telah terjangkau.



Untuk negara dengan pengalaman akses video yang paling baik ditempati oleh Norwegia yang mendapatkan skor 74,7. Diikuti di belakangnya negara-negara Eropa lainnya, yaitu Hungaria, Republik Ceko, Austria, Denmark, Belanda, Swedia, sampai Belgia.

Dalam memperoleh data ini, OpenSignal meneliti dari 43,6 juta devices dengan total pengukuran mencapai 139 miliar, di mana data tersebut diperoleh sejak 1 Januari sampai 31 Mare 2019. (agt/rns)