Minggu, 07 Jan 2018 08:18 WIB

Menengok Prediksi Mobil Masa Depan Fenomenal Berusia Seabad

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi (Foto: Istimewa) Ilustrasi (Foto: Istimewa)
Jakarta - Tepat seabad sudah usia dari sebuah tulisan yang memprediksi masa depan peradaban manusia lewat gambaran mobil super canggih.

Pada Minggu, 6 Januari 1918, sebuah tulisan berjudul 'Automobile of Tomorrow Will Be Constructed Like a Moving Drawing Room' (Mobil Otonom Masa Depan akan Dibangun Layaknya Ruang Tamu Berjalan) menghiasi hampir satu halaman penuh surat kabar The Washington Times.

Dalam artikel tersebut, yang sejatinya ditujukan untuk Scientific American setahun sebelumnya, penulis bernama Otis F. Wood menjelaskan prediksinya terhadap bentuk mobil pada masa depan.

Ia pun menjelaskan bahwa salah satu moda kendaraan ini akan tahan air dengan sisi yang terbuat sepenuhnya dari kaca, serta bangku yang dapat bergerak bebas ke setiap arah di dalam mobil, seperti detikINET kutip dari Futurism, Minggu (6/1/2018).

Kemudian, mobil ini akan dilengkapi dengan power steering, rem, pemanas, serta panel navigasi. Satu yang menarik adalah, penggunaan tuas yang dikendalikan dengan jari akan menggantikan roda kemudi konvensional.

Beberapa tahun setelah artikel tersebut terbit, muncul kembali tulisan-tulisan yang kembali memprediksi bentuk mobil di masa depan.

Seperti konsep mobil dengan tiga roda dalam surat kabar asal Missouri, Amerika Serikat, bernama News and Tribun yang terbit pada 6 Mei 1934.

Lalu menyusul setahun setelahnya, tepatnya pada September 1935, sebuah ilustrasi yang menampakkan mobil dengan bola-bola berisi angin sebagai penggeraknya, bukan lagi ban konvensional.

Menariknya, prediksi Otis F. Wood mengenai power steering, rem, panel navigasi, hingga sistem otonom menjadi kenyataan pada masa kini.

Beberapa perusahaan teknologi dunia memang tengah gencar mengembangkan konsep mobil tanpa pengemudi mereka.

Sebut saja Baidu yang bekerja sama dengan BlackBerry, Lyft dengan Aptiv, Uber dengan Volvo, hingga Google dengan anak perusahaannya bernama Waymo. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed