Jumat, 22 Des 2017 09:23 WIB

NASA Siapkan Misi Mengulang Kesuksesan Apollo 11

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Dok.NASA Foto: Dok.NASA
Jakarta - NASA tengah berencana untuk meluncurkan pesawat luar angkasa munuju exoplanet terdekat pada 2069.

Misi ini akan membawa kendaraan antariksa tersebut ke sistem Alpha Centauri, tempat exoplanet terdekat dari Bumi, Proxima b berada, seperti dikutip detikINET dari Futurism pada Jumat (22/12/2017).

Karena masih tahap awal, NASA sendiri belum memberikan nama untuk misi yang akan dilakukan bertepatan pada satu abad setelah Neil Armstrong sukses menginjakkan kaki di Bulan pada 1969.

Selain itu, teknologi yang dimiliki untuk mewujudkan hal ini pun masih belum dikembangkan.

Rencananya, NASA akan mengadopsi robot pelacak yang digunakan oleh triliuner asal Rusia, Yuri Milner, pada proyek Breakthrough Starshot miliknya.

Nantinya, robot pelacak itu tidak akan bekerja sendiri dalam misi tersebut. NASA berniat untuk mempersenjatainya dengan teleskop luar angkasa yang dapat mengumpulkan data dari sistem yang memiliki tiga bintang tersebut tanpa perlu melihat ke dalamnya.

Hal ini menjadi penting mengingat jarak Alpha Centauri yang cukup jauh dari sistem tata surya.

Meskipun misi ini diperkenalkan dalam konferensi American Geophysical Union 2017 pada 12 Desember lalu, sejatinya hal tersebut bukanlah sebuah ide baru.

Adalah John Culberson, seorang pengacara, yang pertama kali mencetuskan ide untuk melakukan perjalanan menuju sistem Alpha Centauri pada 2016 lalu kepada NASA.

Ia juga mendorong badan antariksa Amerika Serikat tersebut untuk dapat mengembangkan teknologi yang memungkinkan pesawat luar angkasa dalam misi tersebut mampu mencapai kecepatan 10% dari kecepatan cahaya (0,1c).

Saat ini, NASA sendiri hanya memiliki Voyager-1 sebagai satu-satunya kendaraan antariksa yang dapat keluar tata surya pada 2012, meskipun sudah diluncurkan sejak 40 tahun lalu.

Kecepatan yang dimiliki oleh Voyager-1 sekarang adalah 61 ribu km per jam. Jangankan mencapai 0,1c, angka tersebut bahkan tidak sampai 1% dari 1% kecepatan cahaya.

Jarak Alpha Centauri sendiri sekitar 4,4 tahun cahaya, atau sekitar 416 trilun km, dari sistem tata surya. Dengan pesawat luar angkasa yang dapat mencapai 10% kecepatan cahaya sekali pun, masih membutuhkan 44 tahun untuk dapat sampai ke sana.

Jika kecepatan Voyager-1 tidak dikembangkan, maka waktu yang dihabiskan untuk sampai ke sistem tiga bintang tersebut adalah sekitar 6,8 miliar jam, atau lebih dari 770 ribu tahun!

Meskipun begitu, NASA masih memiliki waktu lebih dari 50 tahun untuk membangun serta melakukan uji coba terhadap setiap teknologi yang dapat mewujudkan misi tersebut. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed