Selasa, 19 Des 2017 17:59 WIB

Teknologi di Film Star Wars yang Bisa Jadi Kenyataan

Muhammad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: NBC Foto: NBC
Jakarta - Sesuai dengan genrenya sebagai film fiksi ilmiah, franchise Star Wars konsisten menghadirkan teknologi mutakhir di setiap filmnya.

Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi yang pada awalnya hanya imajinasi dan kepercayaan, berevolusi menjadi penemuan yang nyata.

"Film fiksi ilmiah seringkali menjadi inspirasi bagi perkembangan ilmu pengetahuan," ujar Jeanne Cavelos mantan astrofisikawan NASA sekaligus penulis buku The Science of Star Wars.

Dengan hadirnya film terbaru Star Wars: The Last Jedi, lima teknologi dari franchise tersebut yang (akan) hadir di dunia nyata, sebagaimana dikutip detikINET dari NBC, Selasa (19/12/2017).

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Droid

Robot serupa manusia (humanoid) seakan berada di mana-mana dalam berbagai film Star Wars. Salah satu yang paling terkenal adalah robot berwarna emas bernama C3PO.

Dulu, robot di kehidupan nyata terlihat kaku seperti mesin. Kini, justru robot menjadi sangat mirip manusia.

Hal itu tampak dari munculnya sejumlah robot humanoid seperti Atlas dari Boston Dynamic yang dapat melakukan gerakan memutar ke belakang, THR3 milik Toyota yang mampu meniru pergerakan manusia, hingga Pepper kepunyaan Softbank yang memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi hingga mengingat wajah manusia.

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Bionik

Dalam film Star Wars: The Empire Strikes Back, Luke Skywalker harus kehilangan tangannya dalam duel melawan Darth Vader menggunakan lightsaber. Dalam edisi-edisi berikutnya, ia terlihat menggunakan tangan robotik sebagai penggantinya.

Untuk hal ini, implementasi tangan bionik sudah dimulai dalam beberapa tahun terakhir. Mobius Bionic dari Inggris, misalnya, perusahaan robotik ini memberikan lengan bionik bagi para veteran militer.

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Ada juga Ottobock dari Amerika Serikat yang memiliki lengan bionik dengan tujuh teknik genggaman serta jempol yang dapat dikendalikan.

Selain itu, para peneliti dari John Hopkins University, Amerika Serikat (AS), mendemonstrasikan lengan robotik yang memungkinkan penggunanya menggerakkan masing-masing jari lewat pikiran.

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Hologram

Telekonferensi antar galaksi seperti dalam film Star Wars mungkin masih terlalu muluk untuk jangkauan teknologi saat ini. Namun hologram tiga dimensi (3D) yang muncul dalam film tersebut semakin mendekati kenyataan.

Seperti yang dilakukan oleh Voxon asal Australia. Perusahaan ini memotong gambar 3D secara melintang menjadi ratusan bagian yang diproyeksikan pada layar datar.

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Kemudian ada Looking Glass Factory dari AS yang menghasilkan 32 sudut penglihatan dari sebuah gambar untuk menciptakan cahaya 3D yang mengambang di atas sebuah perangkat.

Salah satu yang paling mendekati konsep hologram dalam film Star Wars, adalah teknologi yang dikembangkan HoloLamp asal Prancis. Mereka memproyeksikan gambar 2D yang memanipulasi pikiran seakan melihat gambar 3D.

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Mobil Terbang

Satu lagi teknologi dari Star Wars yang semakin mendekati kenyataan. Passenger Drone buatan Swiss, telah berhasil melakukan penerbangan drone yang dikendarai manusia di dalamnya pada September lalu.

Sedangkan Airbus dari Prancis merencanakan uji coba kendaraan terbang mereka, Vahana, pada akhir tahun.

Lebih jauh lagi, Dubai telah mengumumkan akan meluncurkan taksi terbang pada Februari mendatang menggunakan drone berpenumpang tunggal dari Ehang buatan China.

Teknologi di Film Star Wars yang bakal Jadi KenyataanFoto: NBC


Meriam Laser

Dalam film Star Wars: The Last Jedi, First Order dan New Republic menembaki pasukan satu sama lain menggunakan meriam laser dari kapal tempur antariksa mereka.

Senjata tersebut sudah masuk dalam radar AS dalam memperkuat sektor militer mereka. Angkatan Laut AS telah memliki LaWS (Laser Weapon System), sedangkan Angkatan Darat mereka mempunyai ATHENA, yang masing-masing sudah melewati fase uji coba.

Tidak hanya itu, Angkatan Udara AS telah memberikan pendanaan untuk Lockheed Martin untuk membuat senjata laser bagi pesawat tempur untuk menembaki misil yang mengarah kepada mereka. Proyek tersebut diperkirakan sudah dapat digunakan pada 2021.


*Jika benar benda-benda ini menjadi kenyataan, apa yang ada di bayanganmu tentang dunia di masa depan? Tulis jawabannya di kolom komentar dan dapatkan kesempatan memenangkan voucher belanja senilai total jutaan rupiah untuk lima orang beruntung! Periode sampai 22 Desember.

(rns/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed