Sabtu, 18 Nov 2017 10:02 WIB

Manusia Bisa Dengar Pesan dari Alien di 2042

Muhammad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi. Foto: istimewa Ilustrasi. Foto: istimewa
Jakarta - Messaging Extraterrestrial Intelligence (METI) International telah berhasil mengirim pesan ke angkasa luas, yang diharapkan dibalas oleh alien pada 2042.

Doug Vakoch, Founder dan Presiden METI International, optimis bahwa pesan yang diterjemahkan ke dalam gelombang radio tersebut dapat diterima oleh alien, yang dianggapnya sebagai peradaban yang lebih cerdas.

"Pesan itu sendiri sangat khusus, karena didesain melalui pemahaman di luar angkasa oleh para peneliti dari SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence). Kami mengirim semacam sinyal yang ingin kami terima balasannya di sini, di Bumi," ujarnya, seperti dilansir detikINET dari CNET pada Sabtu (17/11/2017).

METI sendiri merupakan organisasi yang fokus dalam mencari cara untuk berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa. Usaha ini sendiri mendapat bantuan Sonar, perusahaan teknologi asal Barcelona, melalui sebuah proyek yang diberi nama Sonar Calling GJ273b.

"Setelah manusia memberi dampak yang buruk bagi planet ini, semoga ini menjadi waktu yang tepat untuk menjangkau makhluk luar angkasa untuk mendapat bantuan dan arahan terhadap apa yang dapat kita lakukan untuk memperbaiki ini semua," ujar para direktur Sonar, Enric Palau, Segio Caballero, dan Ricard Robles.

"Sonar Calling merupakan sebuah usaha untuk menghidupkan sebuah kesadaran global dan berbagi pandangan terhadap situasi yang kita alami bersama sekarang. Kami harap ini akan menjadi awal dalam lahirnya ide-ide serta rekan-rekan baru, bahkan alien sekalipun," mereka menambahkan.

Sonar melalukan pengumuman resmi terhadap transmisi tersebut pada Rabu lalu waktu setempat. Sinyal dari Sonar Calling GJ273b dikirim ke arah GJ 273, yaitu Bintang dari exoplanet Luyten, yang hanya berjarak 12 tahun cahaya.

Transmisi ini sudah dilakukan pada Oktober lalu selama tiga hari berturut-turut dari Norwegia. Pesan tersebut dicocokkan dengan matematika dan sains dasar yang membangun fundamental untuk menjelaskan konsep fisika seperti frekuensi radio dan konsep waktu.

Hal tersebut dapat membantu alien untuk tidak hanya mengerti sedikit tentang manusia, namun juga proses komunikasi itu sendiri. Sehingga memungkinkan mereka untuk memberikan respon yang mudah didengar oleh manusia.

Maasing-masing transmisi mencakup enam aransemen musik yang khusus dibuat oleh Sonar. Beberapa komposer seperti Jean-Michel Jarre, Autechre, dan Matmos turut ikut serta dalam membuat irama selama 10 detik tersebut.

"Saya ingin mendengar balasan bahwa mereka mengerti apa yang kita sampaikan pada awalnya, lalu mengembangkannya. Misalnya, ketika kami mengirim pesan 1 + 1 = 2, mereka membalas dengan 10 + 10 = 20," kata Vakoch.

Pesan tersebut diulang selama tiga hari berturut-turut untuk memperbesar peluang bagi alien, yang kemungkinan berada di zona layak huni dari Bintang GJ 273, untuk menerima pesan tersebut.

Proyek ini sendiri merupakan kemajuan dari target yang dicanangkan oleh METI untuk dapat mengirim pesan kepada alien. Sebelumnya, mereka berencana akan mulai mengirim pesan ke luar angkasa pada 2018.

Dikarenakan pesan ini memakan waktu lebih dari 12 tahun untuk mengarungi perjalanan dari Bumi menuju GJ 273, jadi total waktu yang diperkirakan untuk mendapatkan balasan dari mereka adalah, paling tidak, 25 tahun.

(yud/yud)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed